Palaeolitikum, (atau Paleolitikum), mengacu pada periode prasejarah ketika peralatan batu dibuat oleh manusia. Alat-alat ini ditemukan di Great Rift Valley di Afrika dari sekitar 3,3 juta tahun yang lalu. Mereka mungkin dibuat oleh Australopithecines. Mereka ditemukan di Eropa agak belakangan, dari sekitar 1 mya (0,7mya untuk Inggris). Palaeolitikum sejauh ini merupakan periode terpanjang dari waktu manusia, sekitar 99% dari sejarah manusia. Periode geologi yang berhubungan dengan Palaeolitikum adalah Pleistosen.

Perkakas batu tidak hanya dibuat oleh spesies kita sendiri, Homo sapiens. Mereka dibuat oleh semua anggota genus sebelumnya, dimulai dengan alat-alat yang relatif kasar yang dibuat oleh Homo habilis dan Homo erectus. Di Eropa, Manusia Neanderthal yang berotak besar (Homo neanderthalensis) membuat perkakas dengan kualitas tinggi, dan pada gilirannya dikalahkan oleh banyak perkakas yang dibuat oleh spesies kita sendiri. Perkakas ini adalah produk budaya pertama yang bertahan.

Zaman Palaeolitikum berasal dari sekitar 2,6 juta tahun yang lalu dan berakhir sekitar 15.000 SM dengan Mesolitikum di Eropa Barat, dan dengan Epipaleolitikum di iklim yang lebih hangat seperti Afrika. Zaman Palaeolitikum dimulai ketika hominid (manusia purba) mulai menggunakan batu sebagai alat untuk memukul, memotong, dan mengikis. Zaman ini berakhir ketika manusia mulai membuat alat-alat kecil dan halus (Mesolitikum) dan akhirnya ketika manusia mulai menanam tanaman dan memiliki jenis pertanian lainnya (Neolitikum). Di beberapa daerah, seperti Eropa Barat, cara hidup manusia dipengaruhi oleh zaman Es. Pergerakan menuju pertanian dimulai di Timur Tengah.

Selama Zaman Palaeolitikum, manusia berkelompok bersama dalam kelompok-kelompok kecil. Mereka hidup dengan mengumpulkan tanaman dan berburu binatang liar. Selain menggunakan perkakas batu, mereka juga menggunakan perkakas dari kayu dan tulang. Mereka mungkin juga menggunakan kulit dan serat nabati, tetapi ini tidak bertahan dari masa itu.