Kesuburan adalah kemampuan alamiah untuk memberikan kehidupan. Pada manusia dan hewan, kesuburan berarti bahwa induk dapat menghasilkan bayi.

Lebih tepatnya, fertilitas adalah kapasitas individu atau populasi untuk menghasilkan keturunan yang layak. Yang dimaksud dengan 'viable' adalah 'mampu hidup dan bereproduksi'.

Dalam pertanian, kesuburan berarti bahwa tanah dapat mendukung pertumbuhan tanaman karena mengandung mineral dan unsur hara yang tepat.

Kesuburan juga bisa digunakan sebagai metafora: memiliki "imajinasi yang subur" berarti mampu memikirkan banyak hal baru dan menarik.

Sebagai ukuran, tingkat kesuburan adalah jumlah anak yang lahir per pasangan, atau orang atau populasi. Ini berbeda dengan fekunditas. Ini didefinisikan sebagai potensi reproduksi (dipengaruhi oleh produksi gamet, pembuahan, dan membawa kehamilan hingga cukup bulan). Dalam bahasa Inggris, istilah ini awalnya hanya diterapkan pada wanita, tetapi semakin banyak diterapkan pada pria juga, karena pemahaman umum tentang mekanisme reproduksi meningkat dan pentingnya peran pria lebih dikenal. Infertilitas adalah kesuburan yang kurang.

Kesuburan manusia tergantung pada faktor-faktor nutrisi, perilaku seksual, budaya, insting, endokrinologi, waktu, ekonomi, cara hidup, dan emosi. Kesuburan hewan tidak kalah kompleksnya, dan mungkin menunjukkan mekanisme yang mencengangkan.