Aurochs, atau urus, (Bos primigenius) adalah spesies sapi yang besar. Aurochs dulunya umum di Eropa. Sekarang sudah punah. Itu adalah hewan liar, bukan hewan peliharaan. Aurochs/ urus yang telah punah bukanlah spesies yang sama dengan wisent (bison Eropa).

Menurut Paleontologisk Museum, Universitas Oslo, aurochs berkembang di India sekitar dua juta tahun yang lalu, masuk ke Timur Tengah dan lebih jauh ke Asia, dan mencapai Eropa sekitar 250.000 tahun yang lalu. Orang-orang pernah berpikir bahwa mereka adalah spesies yang berbeda dari sapi Eropa modern (Bos taurus). Saat ini, orang mengira bahwa aurochs dan sapi modern adalah spesies yang sama.

Sapi modern telah menjadi jauh lebih kecil daripada nenek moyang liar mereka: tinggi sapi jinak yang besar sekitar 1,5 meter (5 kaki, 15 tangan), sementara aurochs sekitar 1,75 meter (5,75 kaki, 17 tangan).

Aurochs juga memiliki beberapa fitur yang tidak sering terlihat pada sapi modern, seperti tanduk berbentuk kecapi yang diatur pada sudut ke depan, garis pucat di tulang belakang, dan warna yang berbeda sesuai dengan jenis kelamin. Sapi jantan berwarna hitam dengan garis pucat di bagian tulang belakang, sementara sapi betina dan anak sapi berwarna kemerahan (warna-warna ini masih ditemukan pada beberapa jenis sapi peliharaan, seperti sapi Jersey). Auroch juga dikenal memiliki perilaku yang sangat agresif, dan membunuh seekor Auroch dipandang sebagai tindakan keberanian dalam budaya kuno.