Leluhur adalah orang yang merupakan keturunan seseorang. Biasanya merujuk pada orang yang jauh, bukan orang tua atau kakek-nenek langsung. Kata yang sangat mirip adalah leluhur. Leluhur wanita bisa disebut leluhur. Garis orang yang menjadi keturunan seseorang disebut sebagai leluhur mereka.
Makna kedua berkaitan dengan evolusi. Di sana, kata ini digunakan untuk hewan atau tumbuhan yang darinya hewan atau tumbuhan lain telah berevolusi. Dengan cara yang sama, ini dapat digunakan untuk prototipe awal atau cikal bakal perangkat yang lebih baru.
Dalam hukum, leluhur bisa berarti orang yang darinya harta warisan diperoleh secara sah. Tidak ada hubungan darah yang tersirat. Namun, yang lebih umum, leluhur adalah orang yang darinya harta warisan diperoleh berdasarkan hukum dan darah.
Dua orang memiliki hubungan genetik jika yang satu adalah nenek moyang yang lain, atau jika mereka memiliki nenek moyang yang sama. Setiap leluhur seseorang akan berkontribusi pada DNA mereka. Dalam evolusi, spesies yang telah berevolusi dari nenek moyang yang sama dikatakan sebagai keturunan yang sama. Namun, konsep leluhur ini tidak berlaku untuk beberapa bakteri dan organisme lain yang mampu melakukan transfer gen horizontal. Pengujian DNA digunakan dalam menentukan garis keturunan. Ini bisa untuk pengujian paternitas, untuk menentukan orang tua dari seorang anak untuk tujuan hukum. DNA juga digunakan untuk lebih memahami leluhur dan sejarah semua manusia selama 50.000 tahun terakhir. Ini adalah salah satu manfaat dari proyek genom manusia.
Dalam beberapa budaya, leluhur mungkin memiliki kepentingan yang relatif kecil. Banyak orang saat ini tidak memiliki pengetahuan tentang kakek-nenek buyut mereka sendiri. Cina adalah contoh budaya yang secara umum memiliki rasa hormat yang mendalam terhadap leluhur. Korea adalah contoh budaya yang melakukan pemujaan leluhur di mana para leluhur dipuja-puja. Tetapi genealogi (studi tentang leluhur seseorang) semakin populer dan mencakup genealogis amatir dan profesional.

