Gerakan Hak Sipil Afrika-Amerika adalah sekelompok gerakan sosial di Amerika Serikat. Tujuan mereka adalah untuk mendapatkan hak yang sama bagi orang Afrika-Amerika. Kata "Afrika-Amerika" tidak digunakan pada saat itu, sehingga gerakan ini biasanya disebut Gerakan Hak Sipil.

Artikel ini membahas tentang bagian dari gerakan yang berlangsung dari sekitar tahun 1954 hingga 1968.

Gerakan ini terkenal karena menggunakan protes tanpa kekerasan dan pembangkangan sipil (secara damai menolak untuk mengikuti hukum yang tidak adil). Para aktivis menggunakan strategi seperti boikot, aksi duduk, dan pawai protes. Kadang-kadang polisi atau orang kulit putih rasis akan menyerang mereka, tetapi para aktivis tidak pernah melawan.

Namun, Gerakan Hak Sipil terdiri dari banyak orang dan kelompok yang berbeda. Tidak semua orang mempercayai hal yang sama. Misalnya, gerakan Black Power percaya bahwa orang kulit hitam harus menuntut hak-hak sipil mereka dan memaksa para pemimpin kulit putih untuk memberikan hak-hak itu kepada mereka.

Gerakan Hak Sipil juga terdiri dari orang-orang dari berbagai ras dan agama. Para pemimpin gerakan dan sebagian besar aktivisnya adalah orang Afrika-Amerika. Namun, Gerakan ini mendapat dukungan politik dan keuangan dari serikat buruh, kelompok agama, dan beberapa politisi kulit putih, seperti Lyndon B. Johnson. Aktivis dari semua ras datang untuk bergabung dengan orang Afrika-Amerika dalam pawai, aksi duduk, dan protes.

Gerakan Hak-hak Sipil sangat sukses. Gerakan ini membantu meloloskan lima undang-undang federal dan dua amandemen Konstitusi. Ini secara resmi melindungi hak-hak orang Afrika-Amerika. Gerakan ini juga membantu mengubah sikap banyak orang kulit putih tentang cara orang kulit hitam diperlakukan dan hak-hak yang layak mereka dapatkan.