Terorisme adalah penggunaan rasa takut dan tindakan kekerasan untuk mengintimidasi masyarakat, pemerintah, atau melawan ideologi. Banyak jenis organisasi sosial atau politik yang berbeda mungkin menggunakan terorisme untuk mencoba mencapai tujuan mereka. Orang yang melakukan terorisme disebut teroris. Landasan terorisme modern adalah karya Sergey Nechayev, seorang radikal Rusia yang mengembangkan strategi untuk melakukan terorisme, juga termasuk politik.

Sulit untuk menjelaskan terorisme. Terorisme tidak memiliki definisi hukum pidana resmi di tingkat internasional. Definisi umum terorisme mengacu pada tindakan kekerasan yang dimaksudkan untuk menciptakan ketakutan (teror). Tindakan ini mungkin dilakukan untuk tujuan agama, politik, atau ideologi, dan menggunakan kekerasan ilegal. Beberapa definisi sekarang mencakup tindakan kekerasan yang melanggar hukum dan perang. Penggunaan taktik serupa oleh geng kriminal biasanya tidak disebut terorisme. Tindakan yang sama dapat disebut terorisme ketika dilakukan oleh kelompok yang bermotivasi politik.

Ada lebih dari 10.000 definisi "terorisme". Dalam beberapa kasus, kelompok yang sama dapat digambarkan sebagai "pejuang kebebasan" oleh para pendukungnya dan "teroris" oleh lawan-lawannya. Istilah "terorisme" sering digunakan oleh negara untuk mengkritik lawan politiknya.

Salah satu bentuk terorisme adalah penggunaan kekerasan terhadap non-kombatan untuk tujuan mendapatkan publisitas bagi suatu kelompok, tujuan, atau individu.

Menurut Memorial Institute for Prevention of Terrorism, teroris membunuh 20.498 orang pada tahun 2006. Efek utama terorisme berasal dari rasa takut yang ditimbulkannya.