Kongres Amerika Serikat adalah cabang legislatif, atau pembuat undang-undang, dari pemerintah Amerika Serikat. Kongres ini bertemu di Gedung Kongres Amerika Serikat.

Ia memiliki dua majelis (bagian): Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dan Senat Amerika Serikat. Sistem dua majelis ini dikenal sebagai badan legislatif bikameral (bi adalah kata Latin untuk "dua", dan kamera adalah bahasa Latin untuk "kamar" atau "ruangan"). Ada 435 Perwakilan di Kongres, dibagi di antara negara-negara bagian berdasarkan berapa banyak orang yang tinggal di negara bagian tersebut. Ada 100 Senator di Kongres, dengan dua orang berasal dari setiap negara bagian.

Tugas utama Kongres adalah menulis, memperdebatkan, dan mengesahkan RUU (undang-undang yang mereka inginkan). Agar Kongres dapat meloloskan sebuah RUU, kedua majelis harus meloloskan RUU yang persis sama. Agar setiap majelis dapat meloloskan RUU, lebih dari separuh anggotanya harus memberikan suara yang mendukung pengesahan RUU tersebut. Setelah kedua majelis meloloskan RUU yang sama, RUU ini kemudian dikirim ke Presiden. Jika Presiden setuju RUU itu harus menjadi undang-undang, dia menandatangani RUU itu dalam waktu 10 hari. Jika presiden tidak setuju, maka dia bisa memveto RUU tersebut dan mengirimkannya kembali ke Kongres. Jika RUU itu tidak ditandatangani atau diveto oleh presiden dalam waktu 10 hari, RUU itu tetap menjadi undang-undang jika Kongres tidak menunda (mengakhiri sidangnya) dalam waktu itu. Jika Kongres menunda sidangnya dalam waktu tersebut, RUU itu tidak menjadi undang-undang. Kongres dapat mengesampingkan veto presiden atas sebuah RUU dengan cara lebih dari dua pertiga anggotanya mengesahkan RUU tersebut. Dalam hal ini, RUU tersebut menjadi undang-undang meskipun presiden memvetonya.

Pasal 1 Konstitusi Amerika Serikat mencantumkan subjek-subjek apa saja yang bisa disahkan oleh Kongres.

Anggota Kongres tidak dapat ditangkap, kecuali untuk kejahatan tertentu, selama sesi Kongres atau pergi ke atau kembali dari sesi.

Setiap majelis Kongres dapat memutuskan untuk mengeluarkan (membuang) salah satu anggotanya jika lebih dari dua pertiga dari mereka memilih untuk mengeluarkannya.

Partai politik yang memiliki anggota terbanyak dalam sebuah majelis Kongres biasanya menentukan RUU mana yang akan dipilih di majelis mereka.