Sejarah adalah studi tentang peristiwa masa lalu dan masa depan. Orang mengetahui apa yang terjadi di masa lalu dengan melihat hal-hal dari masa lalu, termasuk sumber-sumber (seperti buku, surat kabar, dan surat-surat) dan artefak (seperti tembikar, perkakas, dan sisa-sisa manusia atau hewan.) Perpustakaan, arsip, dan museum mengumpulkan dan menyimpan benda-benda ini agar orang dapat mempelajari sejarah. Seseorang yang mempelajari sejarah disebut sejarawan. Seseorang yang mempelajari pra-sejarah dan sejarah melalui benda-benda yang ditinggalkan oleh budaya kuno disebut arkeolog. Seseorang yang mempelajari manusia dan masyarakat disebut antropolog. Studi tentang sumber dan metode yang digunakan untuk mempelajari dan menulis sejarah disebut historiografi.
Orang dapat belajar tentang masa lalu dengan berbicara dengan orang-orang yang mengingat hal-hal yang terjadi di masa lalu. Ini disebut sejarah lisan. Ketika orang-orang yang pernah menjadi budak dan korban Perang Saudara Amerika menjadi tua, beberapa sejarawan mencatat semua yang mereka katakan, sehingga sejarah tidak akan hilang.
Di masa lalu, orang-orang di berbagai belahan dunia menyimpan sejarah yang terpisah karena mereka tidak sering bertemu satu sama lain. Beberapa kelompok orang tidak pernah bertemu satu sama lain. Eropa Abad Pertengahan, Romawi Kuno dan Tiongkok Kuno, masing-masing berpikir bahwa mereka memerintah satu-satunya bagian dunia yang penting, dan bagian lain adalah "barbar".