Dalam bahasa yang menggunakan alfabet, misalnya bahasa Inggris, setiap simbol dalam alfabet adalah huruf. Huruf-huruf mewakili suara ketika bahasa itu diucapkan.
Beberapa bahasa tidak menggunakan huruf untuk menulis: Bahasa Tionghoa, misalnya, menggunakan "ideogram".
Dalam bahasa Inggris dan banyak bahasa lainnya, bagian terkecil dari tulisan adalah huruf. Kita menggunakan huruf untuk membuat kata-kata. Dalam beberapa bahasa, misalnya bahasa Spanyol, biasanya ada satu huruf untuk satu bunyi (atau lebih baik: untuk satu fonem, bagian terkecil dari ucapan). Ini mudah dibaca. Dalam bahasa lain, misalnya bahasa Inggris, kita bisa menggunakan beberapa huruf yang berbeda untuk bunyi yang sama dalam kata yang berbeda, atau satu huruf untuk bunyi yang berbeda dalam kata yang berbeda. Hal ini sulit bagi para pelajar untuk membacanya. Berikut ini beberapa contohnya:
Bahasa Spanyol: feliz memiliki 5 huruf dan 5 bunyi.
Bahasa Inggris: happy memiliki 5 huruf dan 4 bunyi.
Dalam bahasa Inggris, kita menggunakan "a" dalam "happy" untuk tiga bunyi:
1. a = /æ/ (pad)
2. a = /ɑ/ (bar)
3. a = /Ej/ (kue)
Dalam bahasa Spanyol kita menggunakan "a" untuk satu suara:
1. a = /a/ (gato)
Bahasa Inggris, Perancis, Spanyol dan banyak bahasa lainnya menggunakan alfabet Latin untuk menulis. Dalam alfabet ini, sering kali terdapat dua huruf yang berbeda untuk suatu bunyi. Misalnya, "A" dan "a". Dalam alfabet lain, misalnya alfabet Sirilik, hanya ada satu huruf untuk sebuah bunyi (kecuali untuk Sirilik tulisan tangan, di mana bentuk huruf kapitalnya jauh berbeda - dan biasanya tidak dapat dikenali - dari huruf kecilnya). Huruf-hurufnya adalah: ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ


_(14763332785).jpg)
