Ekonomi politik adalah istilah asli untuk studi tentang produksi, tindakan membeli dan menjual, dan hubungannya dengan hukum, adat istiadat, dan pemerintah.

Ini berkembang pada abad ke-17 sebagai studi tentang ekonomi negara yang menempatkan teori properti dalam teori pemerintahan. Beberapa ekonom politik mengusulkan teori nilai tenaga kerja (pertama kali diperkenalkan oleh John Locke, dikembangkan oleh Adam Smith dan kemudian Karl Marx), yang menyatakan bahwa tenaga kerja adalah sumber nilai yang sesungguhnya. Banyak ekonom politik juga melihat perkembangan teknologi yang semakin cepat, yang perannya dalam hubungan ekonomi dan sosial semakin penting.

Pada akhir abad ke-19, istilah "ekonomi politik" secara umum digantikan oleh istilah ekonomi, yang digunakan oleh mereka yang ingin menempatkan studi ekonomi pada dasar matematis, daripada mempelajari hubungan dalam produksi dan konsumsi.

Saat ini, ekonomi politik berarti berbagai pendekatan yang berbeda, tetapi terkait, untuk mempelajari perilaku ekonomi dan politik, yang berkisar dari menggabungkan ekonomi dengan bidang lain, hingga menggunakan asumsi dasar yang berbeda yang menantang ekonomi ortodoks: