Sama seperti otot-otot kita yang terhubung ke tulang untuk membuat kita berjalan dan berdiri, otot-otot serangga terhubung ke eksoskeleton untuk membuatnya berjalan dan bergerak. Otot-otot mereka berada di bagian dalam kerangka mereka.
Serangga berdarah dingin, yang berarti mereka tidak dapat mengendalikan suhu tubuh mereka. Ini berarti bahwa serangga tidak pandai bertahan hidup di udara dingin, di tempat terbuka. Pada musim dingin, banyak serangga masuk ke dalam sesuatu yang disebut diapause, yang merupakan hibernasi versi serangga. Beberapa serangga, seperti kecoak, tidak bisa masuk ke dalam diapause dan mereka akan mati jika di luar terlalu dingin. Inilah sebabnya mengapa kecoak suka tinggal di rumah-rumah orang yang hangat.
Sistem pernapasan dan peredaran darah
Respirasi serangga terjadi tanpa paru-paru. Ada sistem tabung internal dan kantung-kantung yang melaluinya gas-gas berdifusi atau dipompa secara aktif. Udara diambil melalui bukaan di sisi perut yang disebut spirakel. Oksigen sampai ke jaringan yang membutuhkannya melalui trakea (elemen 8 dalam diagram).
Banyak larva serangga yang hidup di air. Banyak di antaranya memiliki insang yang dapat mengekstrak oksigen yang terlarut dalam air. Yang lainnya harus naik ke permukaan air untuk mendapatkan udara yang mungkin tertahan atau terperangkap di bagian khusus tubuh mereka.
Serangga dewasa menggunakan oksigen pada tingkat tinggi ketika mereka terbang. Mereka membutuhkannya untuk otot-otot penerbangan, jaringan paling aktif yang dikenal dalam biologi. Otot-otot penerbangan menggunakan oksigen dengan kecepatan yang sangat tinggi: 100 cc oksigen untuk setiap cc jaringan per jam. Dengan sistem ini, diameter terbesar yang bisa dimiliki otot (dan masih mengkonsumsi oksigen pada tingkat ini) adalah sekitar 0,5 cm. Bahkan dengan pengaturan ekstra khusus, serangga tidak bisa lebih besar dari sekitar 11 cm. Tubuh serangga terbesar kira-kira sebesar tikus.
Beberapa serangga juga menggunakan molekul yang disebut haemocyanin, yang melakukan pekerjaan yang sama seperti yang dilakukan haemoglobin pada vertebrata (tetapi kurang efisien). Sistem peredaran darah serangga tidak memiliki vena atau arteri. 'Darah' disebut haemolymph, dan bergerak di dalam ruang yang disebut haemocoel. Organ-organ tubuh berada di dalam haemocoel dan bermandikan haemolymph. 'Jantung' tidak lebih dari sebuah tabung tunggal yang berdenyut (meremas).
Bagaimana serangga tumbuh
Serangga memulai kehidupan sebagai telur. Biasanya serangga betina (induk) bertelur, tetapi beberapa spesies memiliki kelahiran hidup (telur berkembang di dalam induknya). Telur-telurnya kecil; tetapi biasanya bisa dilihat dengan mata telanjang.
Meskipun serangga dewasa lebih besar, mereka membutuhkan kaca pembesar atau mikroskop binokuler untuk melihat detailnya. Seorang ahli entomologi profesional menggunakan mikroskop binokuler untuk mengidentifikasi serangga, ditambah dengan referensi yang dicetak. Ada terlalu banyak serangga bagi siapa pun untuk mengingat semuanya, dan sebagian besar ahli entomologi mengkhususkan diri hanya pada satu atau dua ordo.
Setelah telur menetas, dua jenis perkembangan dapat terjadi. Beberapa serangga memiliki apa yang disebut 'metamorfosis tidak sempurna'. Ini berarti bahwa serangga kecil, yang disebut nimfa keluar dari telur, dan nimfa terlihat hampir sama dengan serangga dewasa. Saat nimfa tumbuh, ia tidak mengubah penampilannya, tetapi hanya seberapa besar ukurannya. Ia melewati sejumlah tahapan, yang disebut 'instar'. Belalang tumbuh dengan cara ini.
Serangga lain memiliki metamorfosis sempurna, yang berarti bahwa larva kecil yang keluar dari telur terlihat sangat berbeda dari serangga dewasa. Serangga yang mengalami metamorfosis sempurna biasanya keluar dari telur sebagai larva, yang biasanya terlihat seperti cacing. Larva memakan makanan dan menjadi lebih besar sampai berubah menjadi pupa. Kepompong kupu-kupu (jamak untuk pupa) sering berada di dalam kepompong. Di dalam kepompong, serangga mengubah penampilannya dan sering menumbuhkan sayap. Ketika kepompong terbuka, serangga dewasa akan keluar. Banyak serangga yang mengalami metamorfosis sempurna, misalnya kumbang, kupu-kupu dan ngengat, dan lalat. Tahap perkembangan dewasa disebut imago.