Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan oleh parasit: malaria disebarkan oleh gigitan nyamuk yang terinfeksi. Orang tertular malaria ketika parasit memasuki darah. Parasit ini menyebabkan infeksi mematikan yang membunuh banyak orang setiap tahun.

Parasit yang menyebabkan malaria adalah protozoa yang disebut 'Plasmodium'. Protozoa adalah organisme yang hanya memiliki satu sel, tetapi mereka bukan bakteri. Bakteri lebih kecil dan lebih sederhana daripada protozoa.

Orang biasanya terkena malaria dari nyamuk Anopheles atau Culex: mereka adalah vektor penyakit. Plasmodium masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk. Plasmodium berada dalam air liur khusus nyamuk. Air liur nyamuk menyuntikkan antikoagulan ke dalam tubuh seseorang untuk mencegah darahnya membeku. Orang tersebut kemudian terinfeksi Plasmodium sebagai produk sampingan. Hal ini membuat orang tersebut menderita penyakit yang kita sebut malaria.

Hanya nyamuk betina yang menyebabkan malaria, karena hanya nyamuk betina yang mengkonsumsi darah. Nyamuk jantan hidup dari nektar bunga. Nyamuk betina menggunakan darah sebagai sumber protein untuk telurnya.

Beberapa orang tidak terkena malaria dari nyamuk. Seorang bayi bisa tertular saat berada dalam kandungan ibunya. Ini disebut penularan maternal-foetal. Orang juga bisa terkena malaria dari transfusi darah. Ini adalah ketika seseorang memberikan darah kepada orang lain. Cara lain orang dapat tertular malaria adalah dengan menggunakan jarum yang digunakan oleh seseorang yang mengidap penyakit ini sebelumnya.