Rayap adalah subordo serangga sosial, Isoptera. Mereka kadang-kadang disebut "semut putih", tidak tepat, karena semut termasuk dalam Ordo Hymenoptera.
Mereka adalah hewan eusosial, seperti halnya semut dan beberapa lebah dan tawon. Rayap kebanyakan memakan detritus, kebanyakan kayu, serasah daun, tanah, atau kotoran hewan. Diperkirakan ada 4.000 spesies (sekitar 2.600 taksonomi yang diketahui). Sekitar 10% adalah hama yang dapat menyebabkan kerusakan struktural yang serius pada bangunan, tanaman atau hutan tanaman.
Rayap adalah detrivora utama di daerah subtropis dan tropis. Daur ulang kayu dan materi tanaman lainnya sangat penting bagi ekologi.
Koloni rayap dimulai ketika rayap bersayap (disebut alate) berkerumun dan kawin. Setelah kawin, mereka jatuh ke tanah dan merobek sayapnya. Rayap betina mencari tempat yang baik untuk memulai koloni, dan rayap jantan mengikutinya. Sebagian besar rayap bersarang di bawah tanah sepanjang hidupnya, tetapi rayap di Afrika dan Australia sebenarnya membangun struktur gundukan yang sangat besar yang terlihat seperti gunung-gunung kecil dan tingginya bisa lebih dari 20 kaki (lihat foto di bawah).
Rayap hidup dalam koloni yang, pada saat dewasa, dapat menampung beberapa ratus hingga beberapa juta individu. Rayap adalah contoh utama sistem yang terorganisir sendiri yang menggunakan kecerdasan kawanan. Mereka menggunakan kerja sama ini untuk mengeksploitasi sumber makanan dan lingkungan yang tidak akan tersedia bagi serangga tunggal yang bertindak sendiri. Koloni yang khas berisi nimfa (semi-mature young), pekerja, tentara, dan individu reproduktif dari kedua jenis kelamin, kadang-kadang mengandung beberapa ratu bertelur.

