Komandan kamp
Karl-Otto Koch (1 Agustus 1937-Juli 1941)
Komandan pertama Buchenwald (pemimpin kamp) adalah Karl-Otto Koch. Dia menjalankan kamp dari tahun 1937 hingga Juli 1941. Istri keduanya, Ilse Koch, menjadi terkenal sebagai Die Hexe von Buchenwald ("penyihir Buchenwald") karena cara-cara mengerikan yang dia lakukan terhadap para tahanan. Koch membuat para tahanan membangun kebun binatang di Buchenwald, dengan lubang beruang (Bärenzwinger).
Akhirnya, Koch sendiri dimasukkan ke dalam penjara di Buchenwald. Pada awalnya, dua pejabat Nazi bernama Pangeran Waldeck dan Dr. Morgen menuduh Koch mendorong pembunuhan. Belakangan, Koch juga didakwa melakukan korupsi, penggelapan, transaksi pasar gelap, dan menggunakan pekerja kamp untuk memenuhi kebutuhannya sendiri. Pejabat kamp lainnya juga didakwa, termasuk Ilse Koch.
Karl Koch diadili dan dijatuhi hukuman mati. Dia dieksekusi oleh regu tembak pada tanggal 5 April 1945. Ini hanya satu minggu sebelum tentara Amerika tiba dan mengambil alih Buchenwald.
Setelah perang, Ilse Koch dijatuhi hukuman empat tahun penjara. Pada awalnya, hukumannya dipotong menjadi dua tahun dan dia dibebaskan. Namun, setelah itu, ia ditangkap lagi dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pemerintah Jerman yang baru. Dia bunuh diri di penjara pada bulan September 1967.
Hermann Pister (1942-1945)
Komandan kedua Buchenwald adalah Hermann Pister. Dia mengendalikan kamp dari tahun 1942 hingga 1945, ketika diambil alih oleh tentara Amerika.
Setelah perang, Pister diadili di Pengadilan Nuremberg, dan dijatuhi hukuman mati. Namun, pada bulan September 1948, sebelum dia bisa dieksekusi, Pister meninggal karena masalah jantung.
Jenis-jenis tahanan
Nazi mengirim tahanan dari seluruh Eropa dan Uni Soviet ke Buchenwald. Termasuk di antaranya:
Perempuan di Buchenwald
Sekitar 500 hingga 1.000 tahanan wanita ditahan di Buchenwald. Pertama, pada tahun 1941, dua puluh tahanan politik wanita dibawa ke Buchenwald dari kamp konsentrasi Ravensbrück. Mereka dipaksa bekerja sebagai budak seks di rumah bordil kamp.
Namun, sebagian besar tahanan wanita dikirim ke Buchenwald pada tahun 1944 dan 1945 dari kamp konsentrasi lainnya. Mereka dikirim terutama dari Auschwitz, Ravensbrück, dan Bergen Belsen. Kemudian, semua tahanan wanita dikirim ke banyak kamp satelit wanita Buchenwald (kamp-kamp yang lebih kecil di sekitar Buchenwald).
Ilse Koch adalah kepala pengawas (Oberaufseherin) dari 22 penjaga wanita lainnya dan ratusan tahanan wanita di kamp utama. Lebih dari 530 penjaga wanita lainnya bekerja di banyak kamp lain yang lebih kecil ("subkamp") di Buchenwald. Hanya 22 wanita yang bertugas atau dilatih di kamp utama Buchenwald, dibandingkan dengan lebih dari 15.500 pria.
Penerbang Sekutu
Ketika Nazi menangkap tentara dari negara-negara Sekutu Barat, mereka hampir selalu mengirim mereka ke kamp tawanan perang, bukan kamp konsentrasi. Namun, mereka memang menahan sekelompok 168 penerbang (flyer) di Buchenwald selama dua bulan. Orang-orang ini berasal dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan Jamaika. Mereka tiba di Buchenwald pada 20 Agustus 1944.
Pesawat-pesawat para penerbang ini jatuh di Prancis, yang dikuasai Nazi Jerman. Para penerbang itu dikirim ke Buchenwald, bukan kamp tawanan perang, karena Nazi mengatakan bahwa mereka adalah mata-mata dan "pengebom teror".
Setelah perang, seorang penerbang ingat saat tiba di Buchenwald:
Ketika kami mendekati kamp dan melihat apa yang ada di dalamnya... ketakutan dan kengerian yang mengerikan dan mengerikan memasuki hati kami. Kami berpikir, apa ini? Kemana kita akan pergi? Mengapa kita di sini? Dan ketika Anda semakin dekat ke kamp dan mulai masuk ke dalamnya dan melihat kerangka-kerangka manusia berjalan di sekitar-laki-laki tua, laki-laki muda, anak laki-laki, hanya kulit dan tulang, kami berpikir, apa yang kita hadapi?
- Penerbang Kanada Ed Carter
Para penerbang diperlakukan dan disiksa dengan cara yang sama seperti tahanan lainnya di Buchenwald. Dua penerbang meninggal di sana. Kemudian, pada bulan Oktober 1944, para penerbang dikirim ke Stalag Luft III, sebuah kamp tawanan perang reguler. Para penerbang yang dituduh sebagai "pengebom teror" akan dieksekusi di Buchenwald setelah 24 Oktober. Mereka diselamatkan oleh perwira Luftwaffe (angkatan udara Jerman), yang mengunjungi Buchenwald. Ketika mereka kembali ke Berlin, para perwira ini memastikan bahwa para penerbang dikirim ke kamp tawanan perang reguler, dan tidak dieksekusi.