Istilah pembunuhan massal mengacu pada pembunuhan empat orang atau lebih yang dilakukan oleh orang atau kelompok yang sama pada waktu yang sama. Biasanya pembunuhan terjadi pada waktu yang sama atau dalam waktu yang relatif singkat. FBI mendefinisikan pembunuhan massal sebagai pembunuhan banyak orang tanpa periode pendinginan. Sebagai perbandingan, seorang pembunuh berantai memiliki periode pendinginan di antara pembunuhan. Pembunuhan bisa dilakukan oleh seseorang, geng, kelompok teroris, pemerintah atau polisi. Pembunuh massal melakukan kejahatan mereka karena berbagai alasan. Contoh mengapa mereka melakukannya antara lain: politik/agama/etnis, sadisme, diintimidasi, gangguan mental, dan ketidakmampuan. Dalam banyak kasus, pembunuh melakukan bunuh diri atau dibunuh oleh polisi.
Pembantaian di Universitas Texas pada bulan Agustus 1966, pembantaian di SMA Columbine tahun 1999, serangan 11 September, pembantaian di Virginia Tech, penembakan di Aurora tahun 2012, dan penembakan di SD Sandy Hook tahun 2012, adalah beberapa contoh pembunuhan massal yang pernah terjadi di Amerika Serikat.
Pembunuhan massal di Inggris termasuk kebakaran Denmark Place di London pada tahun 1980, pembantaian Hungerford di Hungerford, Berkshire pada tahun 1987, dan Pan Am Penerbangan 103 Lockerbie, Skotlandia pada tahun 1988. Pembunuhan massal Australia termasuk pembantaian Port Arthur pada tahun 1996. Prancis termasuk serangan Paris November 2015. Turki termasuk pemboman Ankara 2015.
.jpg)

