Penaklukan Norman atas Inggris adalah invasi militer ke Inggris oleh William sang Penakluk pada tahun 1066.
William adalah Adipati Normandia, sebuah negara di sisi lain Selat Inggris, sekarang menjadi wilayah di Perancis. Dia menginvasi Inggris setelah kematian Raja Edward sang Pengaku karena dia percaya bahwa dia yang paling berhak menjadi Raja Inggris, tetapi Raja Harold II menobatkan dirinya sendiri sebagai raja. Raja Harold, dengan pasukan Saxon-nya, dan Adipati William bertempur di Pertempuran Hastings pada tanggal 14 Oktober 1066. Raja Harold terbunuh dalam pertempuran dan pasukannya pergi. Pada tanggal 25 Desember 1066 William dinobatkan sebagai Raja Inggris yang baru.
Penaklukan Norman merupakan perubahan penting dalam sejarah Inggris. Penaklukan ini menghubungkan Inggris lebih dekat dengan Eropa Kontinental, dan membuat pengaruh Skandinavia menjadi kurang penting. Penaklukan ini menciptakan salah satu monarki yang paling kuat di Eropa. Penaklukan ini mengubah bahasa dan budaya Inggris, dan mengatur panggung untuk persaingan dengan Perancis, yang akan terus berlanjut (dengan beberapa jeda) sampai abad ke-19.
Inggris tidak pernah berhasil diserang sejak invasi Norman hampir 1000 tahun yang lalu.

