Kamp konsentrasi (atau kamp interniran) adalah tempat di mana pemerintah memaksa orang untuk hidup tanpa pengadilan. Biasanya, orang-orang tersebut termasuk dalam kelompok yang tidak disukai pemerintah. Istilah ini berarti mengurung (menjaga dengan cara yang aman) "warga negara musuh di masa perang atau tersangka terorisme".

Beberapa pemerintah menempatkan orang di kamp konsentrasi karena mereka berasal dari agama, ras, atau kelompok etnis tertentu.

Biasanya, orang dikirim ke kamp konsentrasi tanpa melalui proses pengadilan atau dinyatakan bersalah atas suatu kejahatan.

Kadang-kadang, pemerintah mengirim orang ke kamp konsentrasi untuk melakukan kerja paksa atau dibunuh. Misalnya, kamp konsentrasi dijalankan oleh Nazi Jerman dan Uni Soviet selama Perang Dunia II. Nazi menggunakan kamp konsentrasi untuk membunuh jutaan orang dalam Holocaust dan memaksa banyak orang lainnya untuk bekerja sebagai budak. Namun, banyak negara lain yang menggunakan kamp konsentrasi selama perang atau masa-masa sulit.