Pubertas adalah apa yang terjadi pada tubuh anak-anak yang mengubah mereka menjadi dewasa. Setelah pubertas, orang dapat membuat anak. Seorang anak perempuan yang telah melalui masa pubertas dapat hamil dan memiliki bayi. Pada masa pubertas, tubuh seorang anak laki-laki mulai membuat sperma, dan dia mulai dapat berejakulasi, yaitu air mani yang keluar dari penisnya ketika dia bergairah secara seksual. Jika dia melakukan hubungan seksual (seks) dengan seorang gadis, dia bisa membuatnya hamil.

Pubertas dimulai oleh hormon, yaitu zat kimia yang memerintahkan bagian-bagian tubuh untuk melakukan sesuatu. Saat ini, rata-rata, anak perempuan mulai pubertas pada usia 10 atau 11 tahun, dan anak laki-laki pada usia 11 atau 12 tahun. Namun, orang-orang di seluruh dunia memulai pubertas pada usia yang berbeda. Perubahan yang terjadi pada anak laki-laki dan perempuan selama masa pubertas termasuk organ seks yang tumbuh lebih besar, rambut muncul di tubuh, dan tumbuh lebih tinggi dan lebih kuat. Perubahan-perubahan ini disebut karakteristik seks sekunder. Orang sering melihat suara anak laki-laki semakin dalam, dan anak perempuan tumbuh payudara dan mulai menstruasi (mengalami menstruasi).

Karena pubertas adalah waktu dalam kehidupan seorang anak ketika dia menjadi mampu membuat anak, hal ini dipandang sangat penting. Oleh karena itu, orang-orang di banyak negara di seluruh dunia memiliki cara yang berbeda untuk menandai peristiwa ini.