Hubungan seksual (atau hanya disebut seks) adalah memasukkan dan menyodorkan penis pria ke dalam vagina wanita. Manusia dan hewan yang bereproduksi secara seksual menggunakan hubungan seksual untuk memiliki keturunan. Kadang-kadang hubungan seksual disebut koitus atau sanggama dan lebih dikenal sebagai berhubungan seks atau tidur bersama. Kedua hewan tersebut mungkin berlawanan jenis kelamin atau mereka mungkin hermafrodit, seperti halnya dengan siput. Hubungan seksual juga bisa terjadi antara individu dengan jenis kelamin yang sama.

Manusia terkadang terlibat dalam perilaku yang tidak termasuk penetrasi organ seksual, seperti hubungan oral atau hubungan anal atau oleh organ non-seksual (fingering, fisting). Perilaku-perilaku ini terkadang dimasukkan dalam definisi hubungan seksual. Seks biasanya bersifat teleiophilic (antara orang dewasa).

Dua hewan yang berkumpul untuk tujuan reproduksi seksual disebut kawin. Sebagian besar hewan hanya kawin ketika betina berada pada titik estrus, yang merupakan periode waktu paling subur dalam siklus reproduksinya. Pada hewan-hewan tertentu, hubungan seksual tidak hanya digunakan untuk reproduksi, tetapi juga memiliki fungsi lain. Hewan-hewan ini termasuk bonobo, lumba-lumba, dan simpanse yang juga melakukan hubungan seksual bahkan ketika betina tidak dalam estrus, dan melakukan hubungan seks dengan pasangan sesama jenis. Dalam kebanyakan kasus, manusia melakukan hubungan seks terutama untuk kesenangan. Perilaku ini pada hewan-hewan yang disebutkan di atas juga dianggap untuk kesenangan, yang pada gilirannya memperkuat ikatan sosial.