Siput adalah nama umum untuk sejenis moluska. Istilah ini digunakan untuk gastropoda dengan cangkang melingkar. Catatan fosil mereka meluas kembali ke periode Carboniferous.
Siput dan siput darat bernapas dengan semacam paru-paru. Mereka dulu disatukan dalam sebuah kelompok, Pulmonata. Ini adalah ordo yang terkenal dalam taksonomi tradisional. Namun, Pulmonata bersifat polifiletik. Ini berarti gaya hidup yang sama berevolusi dalam sejumlah garis yang berbeda. Ini disebut evolusi konvergen. Oleh karena itu, Pulmonata tidak lagi menjadi istilah resmi dalam klasifikasi biologi.
Istilah "siput" juga kadang-kadang digunakan untuk gastropoda mirip siput air, yang biasanya memiliki insang. Sebenarnya, sebagian besar spesies siput adalah siput laut. Spesiesnya lebih banyak, dan jumlahnya jauh lebih banyak. Banyak jenis siput juga bisa ditemukan di habitat air tawar.
Sebagian besar siput dan siput darat adalah herbivora. Siput dan siput air biasanya omnivora atau karnivora predator.
Di banyak negara di seluruh dunia, orang menyantap siput sebagai makanan lezat. Di Prancis, siput disebut escargots, yang juga merupakan nama hidangannya. Dalam masakan Prancis, siput dimasak dalam air garam dan kemudian disajikan dengan saus bawang putih.
Siput terbesar adalah siput raksasa Afrika. Panjang kaki mereka mencapai 35 cm. Siput tercepat adalah Helix aspersa. Siput ini bisa mencapai kecepatan hingga 0,047 kmh. Ada lebih dari 43.000 spesies siput di seluruh dunia.