Atom adalah unit dasar dari materi. Atom adalah benda terkecil yang dapat memiliki sifat kimiawi. Ada banyak jenis atom yang berbeda, masing-masing dengan nama, massa atom dan ukurannya sendiri. Atom-atom yang berbeda ini disebut unsur kimia. Unsur-unsur kimia disusun pada tabel periodik. Contoh unsur adalah hidrogen dan emas.

Atom sangat kecil, tetapi ukuran pastinya tergantung pada elemennya. Atom berkisar dari 0,1 hingga 0,5 nanometer lebarnya. Satu nanometer sekitar 100.000 kali lebih kecil dari lebar rambut manusia. Ini membuat atom tidak mungkin dilihat tanpa alat khusus. Para ilmuwan menggunakan eksperimen untuk mempelajari bagaimana mereka bekerja dan berinteraksi dengan atom lain.

Atom bergabung bersama untuk membuat molekul: misalnya, dua atom hidrogen dan satu atom oksigen bergabung untuk membuat molekul air. Ketika atom-atom bergabung bersama, ini disebut reaksi kimia.

Atom terdiri dari tiga jenis partikel yang lebih kecil, yang disebut proton (yang bermuatan positif), neutron (yang tidak memiliki muatan) dan elektron (yang bermuatan negatif). Proton dan neutron lebih berat, dan tetap berada di tengah-tengah atom. Mereka disebut nukleus. Mereka dikelilingi oleh awan elektron yang sangat ringan. Mereka tertarik pada muatan positif nukleus oleh gaya elektromagnetik.

Jumlah proton dan elektron yang dimiliki atom memberi tahu kita elemen apa itu. Hidrogen, misalnya, memiliki satu proton dan satu elektron; unsur belerang memiliki 16 proton dan 16 elektron. Jumlah proton adalah nomor atom. Kecuali untuk hidrogen, inti juga memiliki neutron. Jumlah proton dan neutron bersama-sama adalah berat atom.

Atom-atom bergerak lebih cepat ketika mereka berada dalam bentuk gas (karena mereka bebas bergerak) daripada yang mereka lakukan dalam bentuk cair dan materi padat. Dalam materi padat, atom-atom dikemas rapat di samping satu sama lain sehingga mereka bergetar, tetapi tidak dapat bergerak (tidak ada ruang) seperti yang dilakukan atom dalam cairan.