Efek yang diinginkan
Efek yang diinginkan adalah hal-hal yang ingin dirasakan orang ketika mereka menggunakan metamfetamin. Ini termasuk:
- Euforia
- Memiliki banyak energi
- Mampu tetap terjaga untuk waktu yang lama
- Menurunkan berat badan
Efek yang merugikan
Efek samping adalah hal-hal buruk yang dapat ditimbulkan oleh penggunaan metamfetamin. Meth memiliki banyak efek buruk. Misalnya:
Kecanduan
Metamfetamin sangat adiktif. Ini berarti bahwa ketika orang mulai mengonsumsi obat tersebut, mereka ingin terus mengonsumsi lebih banyak, bahkan jika itu membuat mereka sakit.
Salah satu alasan meth sangat adiktif adalah bahwa orang merasa sangat buruk ketika efeknya mulai hilang. Banyak pengguna mengaku memiliki dorongan yang tak terkendali untuk mendapatkan lebih banyak obat setelah menggunakannya.
Ketika orang kecanduan meth, mereka akan mengalami gejala putus zat ketika mereka tidak menggunakan meth. Ini berarti mereka akan merasa lelah dan / atau lapar ketika mereka tidak memiliki obat. Misalnya, tanpa meth, orang akan merasakan anhedonia. Ini berarti mereka tidak bisa merasa nyaman tanpa mengonsumsi sabu.
Overdosis
Overdosis pada meth (mengambil terlalu banyak) dapat membuat seseorang sangat sakit. Beberapa gejala overdosis metamfetamin sangat berbahaya, dan bahkan dapat membunuh seseorang. Misalnya, overdosis sabu dapat menyebabkan:
- Denyut jantung sangat tinggi
- Serangan jantung (atau, dalam kasus terburuk, jantung bisa berhenti berdetak)
- Tekanan darah yang sangat tinggi, yang dapat menyebabkan stroke
- Kesulitan bernapas
- Kerusakan ginjal atau gagal ginjal
- Kejang
- Koma (dalam kasus terburuk)
"Meth Mouth"
"Meth Mouth" adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan gigi yang hancur pada orang yang menggunakan metamfetamin. Meth mouth dapat terjadi dengan sangat cepat. Seorang pecandu baru dapat berubah dari memiliki gigi yang sehat menjadi kehilangan semua gigi mereka hanya dalam waktu satu tahun. Kerusakan (gigi membusuk) tidak disebabkan oleh metamfetamin itu sendiri, tetapi oleh pengguna metamfetamin yang tidak menyikat gigi, banyak minum minuman manis, dan mulut kering.
Harapan hidup
Harapan hidup seorang pecandu sabu-sabu adalah 5-10 tahun.
Efek lain pada tubuh
Efek metamfetamin pada tubuh dapat mencakup:
- Rhabdomyolysis (otot-otot dalam tubuh rusak)
- Insomnia (kesulitan tidur)
- Banyak berkeringat
- Kehilangan nafsu makan (tidak ingin makan) dan kehilangan banyak berat badan
- Tremor
- Bruxism (mengatupkan rahang dengan sangat erat; orang tersebut tidak dapat mengendalikannya)
- Peningkatan libido (keinginan untuk berhubungan seks)
Efek pada perasaan dan perilaku
Efek metamfetamin pada perasaan dan perilaku dapat mencakup:
- Agresi
- Mengambil risiko (melakukan hal-hal berbahaya) tanpa berpikir panjang (seperti melakukan hubungan seks tanpa kondom, yang dapat menyebarkan penyakit menular seksual)
- Melakukan sesuatu berulang-ulang (seperti mengetuk-ngetuk pensil selama berjam-jam); ini disebut "punding"
- Merasa paranoid
- Psikosis, termasuk halusinasi dan delusi (misalnya, seseorang mungkin merasa seperti ada serangga yang merayap di bawah kulitnya)
- Merasa mudah tersinggung (mudah terganggu)
- Serangan panik
Efek jangka panjang
Mengkonsumsi sabu dalam waktu yang lama dapat menyebabkan penyakit Parkinson dan penyakit Alzheimer. Bahkan, seorang remaja yang mengonsumsi sabu-sabu dapat menunjukkan gejala yang mirip dengan Alzheimer.
Orang yang menggunakan sabu-sabu dalam waktu yang lama sering mengalami masalah psikologis yang serius, seperti:
- Perubahan suasana hati (perubahan suasana hati yang sangat cepat)
- Delusi (mempercayai hal-hal yang tidak benar)
- Paranoia yang sangat buruk