Kematian adalah akhir dari kehidupan dalam suatu organisme. Semua aktivitas biologis dan kehidupan makhluk hidup berhenti, termasuk pikiran dan indera. Sinyal yang biasa untuk kematian pada manusia dan banyak hewan lainnya adalah jantung berhenti berdetak dan tidak dapat dihidupkan kembali. Hal ini bisa disebabkan oleh banyak hal. Semua makhluk hidup memiliki umur yang terbatas, dan semua makhluk hidup pada akhirnya mati.

Makhluk hidup yang telah mati biasanya digambarkan sebagai mati. Kematian manusia sering diselidiki penyebabnya, jika terjadi kejahatan (seperti pembunuhan), kecelakaan atau penyakit yang mungkin terus membunuh manusia lainnya. Sekitar 150.000 orang meninggal setiap hari di seluruh dunia. Sekitar dua pertiga dari orang-orang ini meninggal karena usia. Selain tubuh fisik, beberapa orang percaya bahwa manusia juga memiliki jiwa dan percaya bahwa jiwa dapat terus berlanjut tanpa tubuh (akhirat), pindah ke tubuh lain (reinkarnasi), atau lenyap (annihilationism). Agama-agama memiliki keyakinan yang berbeda tentang masalah ini. Banyak budaya memiliki adat istiadat dan ritual mereka sendiri untuk menghormati orang mati.

Ketika orang berbicara tentang hal-hal atau peristiwa yang menyebabkan kematian tanaman atau hewan, hal-hal atau peristiwa tersebut biasanya digambarkan sebagai sesuatu yang mematikan, atau fatal. Dalam kasus penyakit, mereka digambarkan sebagai terminal. Manusia tidak berbeda dengan bentuk kehidupan lainnya. Tubuh kita memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri, tetapi kemampuan itu terbatas. Menemukan penyebab kematian adalah spesialisasi medis yang disebut patologi. Dalam dunia kedokteran, kematian adalah ketika jantung berhenti berdetak selama lebih dari beberapa menit. Ada saat-saat khusus di mana orang pulih meskipun jantung telah berhenti selama 30 menit, seperti hampir tenggelam dalam air yang sangat dingin. Jika mesin digunakan untuk membantu kerja jantung dan paru-paru, maka saat kematian lebih sulit diketahui.