Banyak filosofi dan agama yang mengatakan bahwa jiwa adalah bagian dari manusia yang hidup yang bersifat supranatural dan hidup setelah kematian. Biasanya dikatakan abadi. Jiwa tidak dapat ditemukan oleh ilmu pengetahuan, karena jiwa tidak dapat diuji dengan cara yang terkontrol. Banyak pendapat yang berbeda tentang apa yang terjadi pada pengalaman pribadi setelah kematian.
Reinkarnasi adalah kepercayaan bahwa setelah tubuh mati, jiwa akan dilahirkan kembali dalam tubuh yang lain. Hal ini penting bagi agama Hindu. Umat Buddha memahami gagasan tentang jiwa yang kekal, dan gagasan tentang pemusnahan sederhana sebagai khayalan; mereka mengatakan bahwa tidak ada diri, jiwa atau esensi yang tidak berubah, permanen dalam fenomena. Umat Buddha percaya pada transmigrasi, atau kelahiran kembali di samsara atau alam keberadaan lainnya, berdasarkan pada bagaimana mereka memahami kamma (Pāli; karma dalam bahasa Sansekerta), dan nibbana (nirwana dalam bahasa Sansekerta) untuk yang Tercerahkan.
Kebangkitan adalah kepercayaan Kristen bahwa jiwa kembali dalam tubuh yang sama. Dalam sebagian besar denominasi Kristen, hal ini diwujudkan dalam diri Yesus Kristus, tetapi juga merupakan janji bagi semua jiwa; lihat surga, neraka, dan Penghakiman Akhir.
Kebanyakan ateis mengatakan bahwa tidak ada yang namanya jiwa, dan bahwa tubuh adalah satu-satunya bagian dari seseorang.

