Aspek-aspek pikiran
Berpikir adalah ketika kita menyerap apa yang terjadi di sekitar kita sehingga kita dapat menghadapinya secara efektif sesuai dengan rencana dan keinginan kita. Berpikir adalah menggunakan informasi, seperti membentuk konsep, pemecahan masalah, penalaran dan membuat pilihan.
Memori adalah ketika kita menyimpan informasi dalam pikiran kita, dan kemudian dapat mengingatnya kembali.
Imajinasi adalah kemampuan untuk menciptakan dunia di dalam pikiran, lengkap atau tidak. Pikiran membuat ini dengan memanfaatkan pengalaman di dunia bersama.
Kesadaran adalah mengetahui bahwa kita ada dan dunia ini ada, dan mampu memahami apa yang terjadi di sekitar kita.
Kesehatan mental
Sama seperti tubuh, pikiran pun bisa sehat. Ukurannya disebut kesehatan mental. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tidak ada satu cara untuk mengukur kesehatan mental pada semua orang, karena ada banyak hal di lingkungan kita yang mungkin membuat apa yang sehat secara mental berbeda dari satu orang ke orang lain. Secara umum, sebagian besar ahli setuju bahwa "kesehatan mental" dan "penyakit mental" bukanlah hal yang berlawanan. Dengan kata lain, tidak memiliki penyakit mental tidak berarti Anda berada dalam kesehatan mental yang baik.
Salah satu cara untuk mempelajari kesehatan mental adalah dengan melihat seberapa baik kehidupan seseorang. Tanda-tanda kesehatan mental meliputi: merasa mampu dan bahagia, mampu menangani tingkat stres yang normal, membuat dan menjaga teman, menjalani kehidupan yang mandiri, dan mampu pulih dari situasi sulit.
Filsafat
Filsafat pikiran adalah cabang filsafat yang mempelajari sifat pikiran dan bagaimana hal itu terkait dengan tubuh. Masalah utamanya adalah bagaimana pikiran terkait dengan tubuh, tetapi ada juga pertanyaan tentang sifat pikiran yang tidak berbicara tentang hubungannya dengan tubuh fisik.
Dualisme dan monisme adalah dua cara utama orang mencoba memecahkan masalah pikiran-tubuh. Dualisme adalah ketika orang percaya bahwa pikiran dan tubuh dalam beberapa hal terpisah satu sama lain. Hal ini dapat ditelusuri kembali ke Plato, Aristoteles, dan aliran Samkhya dan Yoga dari filsafat Hindu, tetapi paling tepat dirumuskan oleh René Descartes pada abad ke-17.
Monisme adalah keyakinan bahwa pikiran dan tubuh bukanlah jenis entitas yang berbeda secara fisiologis dan ontologis. Pandangan ini pertama kali terlihat dalam filsafat Barat oleh Parmenides pada abad ke-5 SM dan kemudian dipegang oleh rasionalis abad ke-17 Baruch Spinoza. Menurut Spinoza, pikiran dan tubuh adalah dua bagian dari makhluk yang lebih besar.
Kaum idealis berpikir bahwa pikiran adalah semua yang ada dan bahwa dunia luar sebenarnya dibuat oleh pikiran. Fisikalis berpikir bahwa segala sesuatu dapat diekspresikan oleh apa yang fisik. Monis netral percaya bahwa segala sesuatu dapat berupa mental atau fisik tergantung bagaimana Anda melihatnya. Misalnya, titik merah di dinding adalah fisik, karena itu adalah hal yang sebenarnya tergantung pada dinding fisik, tetapi itu mental karena otak kita merespons warna. Monisme yang paling umum di abad ke-20 dan ke-21 semuanya adalah berbagai jenis fisikalisme, termasuk behaviorisme.
Psikologi
Psikologi adalah studi tentang cara kita berpikir, merasakan dan bertindak. Psikologi melibatkan studi ilmiah tentang proses seperti persepsi, kognisi, perasaan, kepribadian, serta hal-hal di sekitar kita yang mungkin memengaruhi cara kita berpikir. Dari studi ini, para psikolog mencoba membentuk aturan mengapa kita bertindak seperti yang kita lakukan. Psikologi juga termasuk menggunakan pengetahuan ini untuk membantu memecahkan masalah kehidupan sehari-hari dan mengobati masalah kesehatan mental.
Psikologi sosial dan perilaku kelompok
Psikologi sosial adalah studi tentang bagaimana kita berpikir, merasakan dan bertindak dalam kelompok orang lain. Kebanyakan orang yang mempelajari psikologi sosial adalah psikolog atau sosiolog.
Mata pikiran
Ungkapan Mata Pikiran merujuk pada kemampuan untuk melihat sesuatu dengan pikiran.