Penuaan (atau "aging") adalah perubahan yang terjadi pada individu dari waktu ke waktu. Pada manusia, penuaan adalah beberapa perubahan fisik dan psikologis.

Penuaan adalah proses biologis yang menyebabkan penuaan. Ada banyak upaya untuk menjawab pertanyaan: mengapa hewan (terutama manusia) menua?

Di satu sisi, penuaan dimulai sejak lahir, karena pembelahan dan pertumbuhan sel paling cepat saat itu, dan secara bertahap melambat seiring berjalannya waktu.

Dengan cara lain, penuaan dimulai ketika kemungkinan kematian meningkat. Tabel aktuaria menunjukkan kemungkinan kematian pada setiap tahap kehidupan. Tabel-tabel ini digunakan oleh perusahaan asuransi untuk menilai tingkat asuransi pada polis jiwa dan pensiun. Ternyata kita paling kecil kemungkinannya untuk meninggal ketika kita masih dewasa muda. Untuk anak perempuan, ini terjadi sejak usia 14 tahun. Alasan yang dikemukakan oleh para ahli biologi (seperti Peter Medawar dan George C. Williams) adalah bahwa ini adalah waktu yang paling signifikan untuk reproduksi, atau di masa lalu umat manusia. Asumsinya adalah bahwa usia puncak reproduksi dalam sejarah umat manusia lebih rendah daripada saat ini. Sebuah gen dapat diekspresikan pada berbagai tahap kehidupan. Setiap alel gen yang mengganggu reproduksi akan memiliki peluang lebih kecil untuk diwariskan ke generasi berikutnya. Jumlah gen semacam itu dalam populasi secara otomatis akan berkurang. Dengan demikian, seleksi alam secara virtual akan menghilangkan efek pewarisan apa pun yang mengurangi kesuburan.

Namun, di kemudian hari, cacat yang diwariskan akan memiliki sedikit atau tidak ada efek pada populasi secara keseluruhan. Faktanya, selama hidup, sel-sel kita mengumpulkan kerusakan pada DNA mereka yang bersifat acak, tetapi menyebabkan kita secara bertahap menjadi kurang bugar seiring bertambahnya usia. Dan kita memiliki beberapa jenis sel yang tidak pernah, atau jarang, membelah selama kehidupan dewasa. Sel-sel otot dan sebagian besar neuron tidak pernah membelah diri selama kehidupan dewasa. Jelas, mereka mengumpulkan kerusakan, dan bukan hanya pada DNA. Juga, kita mewarisi berbagai kondisi genetik yang memiliki efek di kemudian hari, seperti chorea Huntington. Efek kembar dari keturunan yang tertunda dan penumpukan kerusakan adalah apa yang membuat kita menua. Protista tidak menua: mereka membelah diri, dan generasi berikutnya sama baiknya dengan generasi sebelumnya. Mengapa bahkan sel-sel kita yang membelah diri mengumpulkan kerusakan? Jawaban atas pertanyaan itu tidak diketahui.