Dalam agama Kristen, Perjanjian Lama adalah nama bagian pertama dari Alkitab, yang ditulis sebelum Yesus Kristus. Al-Qur'an menyebut lima kitab pertama dari Perjanjian Lama sebagai Taurat.
Dalam Yudaisme, kumpulan buku-buku yang diilhami dikenal sebagai Tanakh; para sarjana sering menggunakan nama Alkitab Ibrani. Baik orang Yahudi maupun orang Kristen percaya bahwa teks-teks ini adalah suci. Menurut mereka, Tuhan mengilhami manusia untuk menulis koleksi tersebut.
Koleksi ini berisi teks-teks yang berbeda, yang disebut "kitab-kitab", tentang Tuhan, dan bangsa Israel.
Kitab ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian: Taurat, Sejarah Israel, kitab-kitab para Nabi dan kitab-kitab Kebijaksanaan
Orang pertama yang menggunakan nama ini (dalam bahasa Latin: vetus testamentum) mungkin adalah Tertullian pada abad ke-2.
Komunitas agama yang berbeda memasukkan (atau mengecualikan) kitab-kitab tertentu dalam terjemahan Latin Santo Jerome dari Perjanjian Lama (karyanya disebut Vulgata). Gereja Ortodoks Timur menggunakan terjemahan Yunani kuno dari tulisan-tulisan suci Yahudi yang disebut Septuaginta. Daftar kitab suci Ortodoks Timur memiliki beberapa kitab lebih banyak daripada daftar Katolik Roma. Alkitab Protestan lebih berpegang teguh pada kitab-kitab dalam Tanakh tetapi mencantumkannya dalam urutan yang berbeda.

