Kitab-kitab Deuterokanonika berarti "kanon kedua" dalam bahasa Yunani. Ini biasanya berarti bagian dari Alkitab yang hanya digunakan oleh beberapa gereja Kristen (kebanyakan Katolik Roma dan Ortodoks). Kitab-kitab ini aslinya ditulis dalam bahasa Yunani dan berasal dari era sekitar 250-150 tahun sebelum Kristus.

Kitab-kitab ini bukan bagian dari Tanakh Yahudi (juga disebut Alkitab Ibrani) karena bahasa aslinya adalah bahasa Yunani dan bukan bahasa Ibrani. Beberapa kitab yang dianggap deuterokanonika oleh umat Katolik adalah:

  • Kitab Tobit
  • Kitab Judith
  • Kitab Makabe Pertama, juga disebut 1 Makabe
  • Kitab Makabe Kedua, juga disebut 2 Makabe
  • Kebijaksanaan Salomo, juga disebut Kitab Kebijaksanaan
  • Kitab Sirakh, juga disebut Ecclesiasticus
  • Kitab Barukh, dengan Surat Yeremia sebagai pasal terakhirnya

Kitab Daniel dan Kitab Ester lebih panjang dalam Alkitab Katolik daripada Alkitab Protestan karena memiliki lebih banyak cerita.

Kebanyakan gereja Kristen Protestan tidak berpikir bahwa kitab-kitab deuterokanonika diilhami oleh Tuhan. Mereka menyebut kitab-kitab ini sebagai Apokrifa. Martin Luther menganggap kitab-kitab ini sebagai bacaan yang sangat baik dan berguna; John Calvin menganggapnya sebagai karya Setan.