Perseteruan (diucapkan /ˈfjuːd/) (juga disebut perseteruan darah atau dendam) adalah pertengkaran atau perkelahian yang berlangsung lama antar pihak. Dalam kebanyakan kasus, hal ini melibatkan seluruh keluarga atau klan. Orang dipandang bersalah, bukan karena mereka melakukan sesuatu, tetapi karena mereka terlihat bersama orang lain (yang dianggap bersalah). Ini disebut rasa bersalah karena asosiasi.

Perseteruan dimulai karena salah satu pihak berpikir bahwa mereka diserang, dihina, atau dirugikan oleh pihak lain. Perasaan dendam yang intens memicu balas dendam awal, yang menyebabkan pihak lain merasakan hal yang sama. Perselisihan tersebut kemudian dipicu oleh siklus kekerasan balas dendam yang berlangsung lama. Siklus provokasi dan pembalasan yang terus berlangsung ini membuatnya sangat sulit untuk mengakhiri perseteruan secara damai. Perseteruan sering melibatkan anggota keluarga dan/atau rekan-rekan dari pihak-pihak yang berseteru. Perseteruan ini bisa berlangsung selama beberapa generasi.

Hingga periode modern awal, perseteruan dianggap sebagai instrumen hukum yang sah. Negara atau penguasa bahkan membuat undang-undang untuk aspek-aspek tertentu dari perseteruan. Begitu negara modern yang memusatkan perhatian menegaskan dan menegakkan monopoli atas penggunaan kekuatan yang sah, perseteruan menjadi ilegal dan konsep tersebut memperoleh konotasi negatifnya saat ini.