Oratorio adalah karya musik untuk orkestra, paduan suara dan penyanyi solo. Biasanya menceritakan sebuah kisah dari Perjanjian Lama. Sebuah oratorio bisa berdurasi sekitar dua jam: sebuah konser utuh. Ini agak mirip dengan opera, tetapi jika opera diperagakan dengan kostum di atas panggung, oratorio dinyanyikan dan dimainkan di aula konser atau gereja. Oratorio seperti yang kita ketahui diciptakan pada abad ke-18. Kata-katanya biasanya dalam bahasa komposernya sendiri, bukan dalam bahasa Italia seperti kebanyakan opera pada waktu itu.

Kata "oratorio" telah digunakan berabad-abad yang lalu untuk drama-musik yang dipentaskan di gereja-gereja di Eropa Barat. Di Italia, oratorio dan opera sama-sama digubah pada abad ke-17. Di Jerman, komposer seperti Heinrich Schutz dan, kemudian, Johann Sebastian Bach menulis Passions yang menceritakan kisah penyaliban. Ini biasanya tidak disebut "oratorio" tetapi mereka mirip.

Komposer oratorio penting pertama adalah George Frideric Handel. Handel, yang lahir di Jerman, telah menjadi orang Inggris. Handel telah menulis banyak opera, tetapi pada tahun 1732 ia mulai menulis oratorio sebagai gantinya, dan tiba-tiba saja orang menjadi sangat tertarik pada oratorio. Dia menggunakan jenis musik yang sama seperti dalam opera-opera-nya: karya itu akan dimulai dengan overture (pengantar orkestra) dan kemudian akan ada recitative (bagian yang menceritakan kisahnya), arias (lagu untuk penyanyi solo) dan paduan suara untuk paduan suara. Paduan suara sangat penting dalam oratorio: mereka mendapat lebih banyak kesempatan untuk bernyanyi daripada kebanyakan opera. Ini berarti bahwa perkumpulan paduan suara menjadi sangat populer, dan tradisi ini menyebar dari Inggris (tempat Handel tinggal) ke negara-negara lain di Eropa. Oratorio Handel yang paling terkenal adalah Messiah. Tidak seperti kebanyakan oratorio lainnya, ceritanya bukan dari Perjanjian Lama. Oratorio ini menceritakan kisah kelahiran, kehidupan dan kematian Yesus. Di Inggris, Messiah karya Handel secara tradisional dipentaskan sekitar hari Natal. Oratorio-oratorio lain karya Handel termasuk: Debora, Saul, Samson, Judas Maccabaeus dan Solomon. Handel menggubah semua oratorio ini dengan teks bahasa Inggris.

Pada abad ke-19, oratorio sangat populer. Pada pergantian abad Joseph Haydn menulis beberapa musik terbaiknya dalam dua oratorio-nya: Die Schöpfung (The Creation) (1798) dan Die Jahreszeiten (The Seasons) (1801). Mendelssohn menulis St Paul, Elia dan Himne Pujian. Dvořák, Berlioz dan Gounod adalah di antara komposer oratorio Romantis yang paling penting, dan pada abad ke-20, oratorio yang terkenal termasuk Dream of Gerontius (1900) karya Elgar, Belshazzar's Feast (1931) karya Walton dan Child of our Time (1941) karya Tippett.