Roti manis atau ris adalah nama kuliner untuk timus atau kelenjar pankreas, terutama pada anak sapi (ris de veau) dan domba (ris d'agneau) (meskipun roti manis daging sapi dan babi juga dimakan).
Berbagai kelenjar lain yang digunakan sebagai makanan juga disebut 'sweetbreads', termasuk kelenjar parotis, kelenjar sublingual, dan testis (lih. Rocky Mountain oyster). Roti manis "jantung" berbentuk lebih bulat, dan dikelilingi secara simetris oleh roti manis "tenggorokan", yang bentuknya lebih silindris.
Salah satu persiapan umum roti manis adalah dengan merendamnya dalam air garam, kemudian direbus dalam susu, setelah itu selaput luarnya dibuang. Setelah dikeringkan dan didinginkan, roti ini sering dilapisi tepung roti dan digoreng. Roti manis juga digunakan untuk isian atau pâtés. Mereka dipanggang dalam banyak masakan Amerika Latin, seperti dalam asado Argentina, dan disajikan dalam roti dalam masakan Turki.
Kata "sweetbread" pertama kali dikenal pada abad ke-16, tetapi logika di balik nama tersebut tidak jelas. "Manis" mungkin digunakan karena timus terasa manis dan kaya rasa, berlawanan dengan daging otot yang terasa gurih. "Roti" mungkin berasal dari brede 'daging panggang'.

