Ular adalah reptil. Mereka adalah bagian dari ordo Squamata. Mereka adalah karnivora, dengan tubuh panjang yang sempit dan tanpa kaki. Setidaknya ada 20 famili, sekitar 500 genera dan 3.400 spesies ular.

Fosil paling awal yang diketahui berasal dari periode Jurassic. Ini terjadi antara 143 dan 167 juta tahun yang lalu.

Tubuh mereka yang panjang dan ramping memiliki beberapa fitur khusus. Mereka memiliki sisik yang tumpang tindih yang melindungi mereka, dan membantu mereka bergerak dan memanjat pohon. Sisiknya memiliki warna yang mungkin merupakan warna kamuflase atau warna peringatan.

Banyak spesies yang memiliki tengkorak dengan lebih banyak sendi daripada tengkorak nenek moyang kadal mereka. Hal ini memungkinkan ular menelan mangsa yang jauh lebih besar dari kepala mereka. Dalam tubuh mereka yang sempit, organ berpasangan ular (seperti ginjal) muncul satu di depan yang lain, bukan berdampingan. Sebagian besar hanya memiliki satu paru-paru yang berfungsi. Beberapa spesies tetap memiliki korset panggul dengan sepasang cakar vestigial di kedua sisi kloaka. Mereka tidak memiliki kelopak mata atau telinga eksternal. Mereka bisa mendesis, tetapi tidak mengeluarkan suara vokal.

Mereka sangat mobile dengan caranya sendiri. Sebagian besar dari mereka hidup di daerah tropis. Hanya sedikit spesies ular yang hidup di luar Tropic of Cancer atau Tropic of Capricorn, dan hanya satu spesies, ular berbisa biasa (Vipera berus) yang hidup di luar Lingkaran Arktik. Mereka bisa melihat dengan cukup baik, dan mereka bisa mencicipi aroma dengan lidah mereka dengan cara menjentikkannya ke dalam dan ke luar. Mereka sangat sensitif terhadap getaran di tanah. Beberapa ular bisa merasakan hewan berdarah panas dengan inframerah termal.

Sebagian besar ular hidup di tanah, dan di pepohonan. Yang lainnya hidup di air, dan beberapa hidup di bawah tanah. Seperti reptil lainnya, ular adalah ektoterm. Mereka mengendalikan suhu tubuh mereka dengan bergerak masuk dan keluar dari sinar matahari langsung. Itulah sebabnya mengapa mereka jarang ditemukan di tempat yang dingin.

Ukuran ular berkisar dari ular benang kecil sepanjang 10,4 cm (4 inci) hingga ular piton retikulasi sepanjang 6,95 meter (22,8 kaki). Ular Titanoboa yang sudah punah memiliki panjang 12,8 meter (42 kaki).