Istilah pria atau wanita Renaissance atau polymath digunakan untuk orang yang sangat pintar yang pandai dalam banyak hal yang berbeda. Gagasan ini berasal dari masa sejarah yang disebut Renaissance yang berlangsung dari sekitar tahun 1400 hingga sekitar tahun 1600. Salah satu orang yang paling terkenal yang hidup selama masa ini adalah Leonardo da Vinci. Dia paling terkenal sebagai pelukis, tetapi dia juga seorang ilmuwan, insinyur, dan ahli matematika. Leonardo disebut sebagai "manusia Renaisans". "Manusia Renaisans" lainnya adalah Michelangelo, yang merupakan pematung, pelukis, arsitek dan penyair.

Ketika istilah "pria/wanita Renaisans" digunakan, TIDAK berarti bahwa pria/wanita tersebut benar-benar hidup di zaman Renaisans. Istilah ini dapat digunakan untuk siapa saja yang sangat pandai dalam banyak hal yang berbeda, tidak peduli kapan orang itu hidup. Albert Schweitzer adalah seorang "manusia Renaisans" abad ke-20 yang merupakan seorang teolog, musisi, filsuf dan dokter. Benjamin Franklin adalah seorang "manusia Renaisans" yang hidup pada abad ke-18 (1700-an) dan merupakan seorang penulis dan pencetak, politisi, ilmuwan, penemu dan tentara.