Kucing kapal adalah kucing yang menumpang di atas kapal. Kucing kapal sangat populer dalam sejarah, dan sudah ada sejak zaman kuno.

Kucing telah dibawa ke kapal karena berbagai alasan - yang paling penting, untuk menangkap tikus dan tikus. Di kapal, hewan pengerat ini dapat merusak tali dan bagian kayu kapal. Setelah listrik ditemukan, tikus juga akan merusak kabel listrik kapal. Selain itu, hewan pengerat juga mengancam kargo kapal - barang-barang yang diangkutnya. Hewan pengerat akan memakan makanan yang dibawa untuk memberi makan awak kapal. Jika kapal membawa barang-barang seperti biji-bijian sebagai bagian dari kargonya, hewan pengerat juga dapat menyebabkan kapal kehilangan uang dengan memakan kargo. Selain itu, tikus dan tikus menyebarkan penyakit, yang berbahaya bagi kapal yang berada di laut untuk jangka waktu yang lama. Misalnya, kutu tikus dapat membawa wabah, dan tikus di kapal mungkin menjadi salah satu alasan utama mengapa Maut Hitam menyebar.

Kucing secara alami menyerang dan membunuh hewan pengerat ini. Kucing juga memiliki kemampuan alami untuk membiasakan diri dengan lingkungan baru, sehingga mereka bisa terbiasa bertugas di kapal. Kucing juga menawarkan persahabatan (friendship), rasa betah dan aman, serta mengangkat semangat para pelaut. Hal ini sangat membantu para pelaut yang bisa berada jauh dari rumah untuk waktu yang lama, terutama di masa perang.