Hewan pengerat adalah kelompok mamalia yang sangat sukses. Mereka membentuk ordo Rodentia.
Mereka memiliki empat gigi seri. Gigi seri ini terus tumbuh, dan harus dijaga agar tetap aus dengan cara menggerogoti (mengikis gigi dengan cara menggesekkannya pada sesuatu yang keras); inilah asal muasal namanya, dari bahasa Latin rodere, "menggerogoti", dan dent, "gigi".
Kebanyakan hewan pengerat berukuran kecil. Contoh hewan pengerat yang umum dikenal adalah tikus, tikus, tupai, dan tupai. Beberapa hewan pengerat kecil lainnya yang kadang-kadang dipelihara sebagai hewan peliharaan adalah marmut, hamster, dan gerbil. Contoh hewan pengerat yang lebih besar adalah landak, berang-berang, dan hewan pengerat terbesar yang masih hidup, capybara, yang dapat tumbuh dengan panjang antara 105 dan 135 cm (40-55 in), dan berat 35 sampai 65 kg (75-140 lbs).
Hampir separuh dari semua spesies mamalia adalah hewan pengerat. Contoh hewan pengerat lainnya adalah tikus, anjing padang rumput, groundhog, dan chinchilla.
Kelinci, kelinci, dan pikas kadang-kadang disebut hewan pengerat, karena mereka juga memiliki gigi yang terus tumbuh. Tetapi pada tahun 1912, para ahli biologi memutuskan untuk menempatkan mereka dalam ordo baru yang terpisah, Lagomorpha, karena mereka memiliki dua gigi seri ekstra di rahang atas mereka.
Shrews kadang-kadang disebut hewan pengerat, karena mereka terlihat seperti tikus, tetapi itu tidak benar. Mereka berada dalam ordo Insectivora.


