Sciadopitys, pohon pinus payung Jepang, adalah tumbuhan runjung yang unik. Pohon ini endemik Jepang, dan satu-satunya anggota keluarga Sciadopityaceae yang masih hidup. Ini adalah fosil hidup tanpa kerabat dekat: fosilnya berasal dari 230 juta tahun yang lalu.

Ini adalah pohon cemara yang bisa tumbuh setinggi 15-27m. Pucuk utamanya yang berwarna coklat memiliki lingkaran "cladodes" hijau fleksibel sepanjang 7-12 cm. Ini terlihat seperti, dan menjalankan fungsi daun, tetapi sebenarnya terdiri dari jaringan batang. Kadang-kadang, cladode akan bercabang dan menghasilkan tunas di 'v' percabangan, seperti batang normal.

Kerucutnya memiliki panjang 6-11 cm, matang dalam waktu sekitar 18 bulan, dan memiliki sisik pipih yang terbuka untuk melepaskan bijinya.

Ini adalah pohon yang sangat menarik dan populer di taman-taman, meskipun tingkat pertumbuhannya lambat dan harganya mahal. Koyamaki dipilih sebagai lambang Kekaisaran Jepang untuk Pangeran Hisahito dari Akishino, yang saat ini berada di urutan ketiga dalam garis keturunan Takhta Krisan.

Tanaman ini pertama kali diperkenalkan ke Eropa oleh John Gould Veitch pada bulan September 1860.

Mikrospektroskopi inframerah telah mengidentifikasi tumbuhan runjung dari famili Sciadopityaceae sebagai sumber utama amber Baltik.