Kedamaian adalah waktu tanpa perkelahian atau perang. Dalam pengertian yang lebih luas, kedamaian (atau kedamaian) dapat berarti keadaan harmoni, tenang atau tenteram yang tidak terganggu oleh apa pun, seperti kolam yang tenang tanpa riak.
Banyak orang dan organisasi menginginkan perdamaian. Salah satu organisasi yang didirikan untuk membawa perdamaian di antara bangsa-bangsa dan mencoba membuat perang menjadi masa lalu adalah Liga Bangsa-Bangsa setelah Perang Dunia I. Ketika tidak menghentikan Perang Dunia II, organisasi ini digantikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mencoba membuat dunia damai. Ini berarti bahwa jika ada anggota yang diserang atau diserbu oleh negara lain tanpa menyerang negara itu terlebih dahulu, anggota lain akan datang untuk membantu negara yang diserang terlebih dahulu. Ide ini digunakan oleh PBB untuk membela Korea Selatan dan Kuwait ketika mereka diserang.
Martin Luther King, Jr. menulis dalam sebuah surat yang dikirimnya dari penjara Birmingham bahwa, "Perdamaian sejati bukan hanya ketiadaan ketegangan: melainkan adanya keadilan." Dengan kata lain, perdamaian sejati lebih dari sekadar masalah yang hilang: harus ada keadilan untuk memiliki perdamaian.
Alfred Nobel menciptakan penghargaan tahunan, Hadiah Nobel Perdamaian, untuk orang yang telah melakukan yang paling banyak untuk membawa perdamaian ke dunia.

