Grafit, seperti intan, adalah alotrop karbon. Mereka sangat mirip satu sama lain, tetapi struktur molekul yang berbeda mempengaruhi sifat kimia dan fisik. Grafit terbuat dari lapisan atom karbon. Lapisan-lapisan ini dapat meluncur satu sama lain dengan sangat mudah. Ini berarti bahwa grafit sangat lembut. Warnanya abu-abu kusam. Karena elektron yang terdelokalisasi di antara lapisan-lapisannya, grafit dapat menghantarkan listrik dengan sangat baik.

Grafit dapat dibentuk dari batu bara yang diletakkan di bawah panas dan tekanan tinggi. Selain itu, grafit juga dapat diubah menjadi intan dengan panas dan tekanan yang cukup. Beginilah cara berlian sintetis (buatan manusia) dibuat.

Sebagian besar grafit berasal dari tambang di timur laut Tiongkok. Grafit juga ditemukan di Sri Lanka, Kanada dan Amerika Serikat. Grafit juga disebut Timbal Hitam karena terlihat seperti logam timbal. Dinamai oleh Abraham Gottlob Werner pada tahun 1789 yang berasal dari bahasa Yunani.

Grafit dapat digunakan sebagai pelumas untuk membuat perangkat mekanis berjalan lebih lancar. Penggunaan grafit yang paling umum adalah "timah" dalam pensil, yang juga memiliki tanah liat.

Grafit dengan kemurnian tinggi digunakan sebagai moderator neutron di beberapa reaktor nuklir, seperti RBMK dan AGR.