Air berat (deuterium oksida,2
H
2O, D
2O) adalah bentuk air yang berbasis deuterium.
Ia memiliki jumlah yang lebih besar dari jumlah normal hidrogen isotop deuterium (2
H atau D, juga dikenal sebagai hidrogen berat). Air biasa memiliki isotop hidrogen-1 yang umum (1
H atau H, juga disebut protium). Isotop ini membentuk sebagian besar hidrogen dalam air normal. Kehadiran deuterium memberikan sifat nuklir yang berbeda pada bahan kimia, dan peningkatan massa memberikan sifat fisik dan kimia yang berbeda dibandingkan dengan "air ringan" normal. Air berat digunakan sebagai moderator neutron dalam beberapa reaktor nuklir, seperti reaktor CANDU. Ini adalah moderator neutron yang lebih efisien daripada air biasa, memungkinkan penggunaan uranium yang tidak diperkaya sebagai bahan bakar. Air berat murni tidak bersifat radioaktif, tetapi air berat yang telah melalui reaktor nuklir sedikit radioaktif.