Teori kuman penyakit adalah teori dalam biologi. Teori ini mengatakan bahwa organisme kecil (disebut kuman), juga dikenal sebagai mikroba, menyebabkan penyakit. Sebagian besar, tetapi tidak semua penyakit adalah penyakit menular. Teori kuman menyatakan bahwa organisme kecil menyebabkan reaksi dalam tubuh mereka yang terinfeksi. Reaksi tubuh terhadap infeksi disebut penyakit.
Banyak ilmuwan dan dokter dalam sejarah yang mengetahui bahwa penyakit disebabkan oleh organisme mikroskopis. Bahkan setelah mikroskop ditemukan, orang masih tidak tahu bahwa kuman menyebabkan penyakit. Orang-orang lama percaya bahwa "udara buruk" dari tempat pembuangan sampah yang bau dan dari daging yang membusuk adalah penyebab penyakit. Jadi, orang-orang berpikir bahwa menutup mulut dan hidung mereka dengan kain akan membantu menyaring "udara buruk". Para ilmuwan dan dokter akan menggunakan bawang putih dan parfum untuk menangkal udara buruk. Tetapi orang-orang tetap saja sakit dan bahkan meninggal, jadi teori ini salah. Udara yang tercemar bukanlah penyebab penyakit.
Satu masalah dengan teori penyakit lama adalah bahwa orang percaya bahwa makhluk hidup dihasilkan secara spontan. Generasi spontan adalah ketika sesuatu seperti lalat tumbuh dari setitik kecil daging yang bau. Teori lama itu disebut abiogenesis. Pada abad ketujuh belas, Francesco Redi (18 Februari 1626 - 1 Maret 1697) menemukan bahwa lalat bertelur yang menjadi belatung. Sebelumnya, orang mengira bahwa belatung berasal dari daging yang membusuk. Dia menemukan hal ini dengan menyegel beberapa daging dalam toples dan mengamatinya. Tidak ditemukan belatung pada daging yang disegel. Dia juga memasukkan beberapa daging ke dalam toples dan menutupinya dengan kain kasa. Belatung ditemukan pada kain kasa tetapi tidak di dalam toples. Tetapi ketika ia menempatkan daging di dalam stoples terbuka, belatung ditemukan pada daging dan di dalam stoples. Eksperimen seperti ini membuktikan bahwa belatung berasal dari lalat yang bertelur, bukan dari daging yang membusuk. Kemudian para ilmuwan akan membuktikan bahwa penyakit tidak berasal dari udara. Penyakit disebarkan melalui infeksi.


