Eugenika adalah filosofi sosial dan politik. Filosofi ini mencoba mempengaruhi cara orang memilih untuk kawin dan membesarkan anak, dengan tujuan untuk meningkatkan spesies manusia.

Eugenika bertumpu pada beberapa ide dasar. Yang pertama adalah bahwa, dalam genetika, apa yang benar tentang hewan juga benar tentang manusia. Karakteristik hewan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam hereditas, termasuk karakteristik mental. Sebagai contoh, perilaku dan karakteristik mental dari berbagai jenis anjing berbeda, dan semua jenis modern sangat berubah dari serigala. Perkembangbiakan dan genetika hewan ternak menunjukkan bahwa jika induk dari generasi berikutnya dipilih, maka hal itu mempengaruhi keturunan apa yang dilahirkan.

Eugenika negatif bertujuan untuk menghilangkan sifat-sifat yang menyebabkan penderitaan, dengan membatasi orang-orang dengan sifat-sifat tersebut untuk bereproduksi. Eugenika positif bertujuan untuk menghasilkan lebih banyak manusia yang sehat dan cerdas, dengan cara membujuk orang-orang yang memiliki sifat-sifat tersebut untuk memiliki lebih banyak anak.p85 Di masa lalu, banyak cara yang diusulkan untuk melakukan hal ini, dan bahkan saat ini eugenika memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda. Gagasan eugenika kontroversial, karena di masa lalu kadang-kadang digunakan untuk membenarkan diskriminasi dan ketidakadilan terhadap orang-orang yang dianggap secara genetik tidak sehat atau lebih rendah.