John McDouall Stuart (7 September 1815 - 5 Juni 1866) dianggap sebagai salah satu penjelajah terbesar Australia. Dia melakukan tujuh perjalanan penjelajahan besar ke tengah dan utara Australia. Dia adalah pemimpin dari enam ekspedisi ini. Dia menghabiskan lebih banyak waktu di semak-semak Australia untuk menjelajahi daratan daripada penjelajah lainnya. Pada setiap perjalanan, dia bisa pergi lebih jauh ke utara dan menemukan sumber air yang membantunya dalam perjalanan panjang terakhirnya. Pada tahun 1862, ia menyeberangi Australia dari Adelaide, Australia Selatan, ke Teluk Van Diemen di Northern Territory. Dia adalah orang Eropa pertama yang menyeberangi benua dari utara ke selatan dan kemudian kembali lagi.

Menjelajahi Australia menyebabkan Stuart menjadi sangat sakit karena penyakit seperti penyakit kudis dan beri-beri. Dia mendorong dirinya sendiri sampai batas daya tahan manusia. Setiap perjalanan membuatnya semakin lemah dan pada akhir perjalanan terakhirnya dia tidak dapat berjalan atau berkuda dan harus digendong kembali. Penemuan Stuart membuka negara untuk pertumbuhan peternakan domba dan sapi. Rutenya digunakan untuk membangun Australian Overland Telegraph Line dari Adelaide ke Darwin yang bergabung dengan jalur bawah laut dari Jawa. Ini berarti bahwa untuk pertama kalinya, orang Australia dapat berkomunikasi dengan cepat dengan seluruh dunia. Tetapi imbalan pribadinya kecil. Dia diberi tanah oleh pemerintah dan gaji kecil dari majikannya. Stuart meninggal dalam keadaan miskin di Inggris pada usia 50 tahun.