Karier
Barenboim lahir di Buenos Aires, Argentina. Ia mulai belajar piano ketika berusia lima tahun. Awalnya ibunya yang mengajarinya, tetapi tak lama kemudian ayahnya menjadi gurunya dan ia tetap menjadi satu-satunya guru piano yang ia miliki. Ketika ia berusia tujuh tahun, ia mengadakan konser di Buenos Aires.
Pada tahun 1952, keluarga Barenboim pindah ke Israel. Pada tahun 1954, ia pergi ke Salzburg untuk mengikuti kelas konduktor Igor Markevitch. Di sana ia bertemu dengan orang-orang terkenal seperti Wilhelm Furtwängler yang konduktornya menginspirasinya. Furtwängler sangat terkesan dengan anak muda ini dan memintanya untuk memainkan Piano Concerto Pertama Beethoven dengan Berlin Philharmonic Orchestra, tetapi ayahnya tidak ingin dia bermain di Berlin karena terlalu cepat setelah Nazi membunuh jutaan orang Yahudi.
Pada tahun 1955 Barenboim mempelajari harmoni dan komposisi dengan Nadia Boulanger di Paris.
Barenboim bermain piano di Wina dan Roma pada tahun 1952, Paris pada tahun 1955, London pada tahun 1956. Pada tahun 1957 ia bermain di New York dengan konduktor Leopold Stokowski. Ia kemudian melakukan tur ke Eropa, Amerika Serikat, Amerika Selatan, Australia dan Timur Jauh. Ia membuat banyak rekaman sebagai pianis.
Pada tahun 1967 ia memimpin Philharmonia Orchestra. Tak lama kemudian banyak orkestra yang menginginkannya untuk memimpin mereka. Antara tahun 1975 dan 1989, ia menjadi direktur musik Orchestre de Paris, di mana ia banyak membawakan musik karya komposer abad ke-20.
Ia pertama kali memimpin opera pada tahun 1973 ketika ia menyutradarai pertunjukan Don Giovanni karya Mozart di Festival Edinburgh. Ia tampil pertama kali di Bayreuth pada tahun 1981 dan ia sering memimpin di sana hingga tahun 1999.
Barenboim adalah konduktor Chicago Symphony Orchestra dari tahun 1991 hingga 2006.
Barenboim sekarang tinggal di Berlin. Ia adalah konduktor Staatsoper Unter den Linden (Berlin State Opera) dan Berlin Staatskapelle. Ia sekarang menjadi konduktor seumur hidup di Berlin State Opera.
Barenboim telah memberikan banyak ceramah tentang musik termasuk Reith Lecture pada tahun 2006.
Ia diberi kehormatan untuk memimpin Konser Hari Tahun Baru yang terkenal di dunia dari Vienna Philharmonic Orchestra pada tanggal 1 Januari 2009.
Pada tahun 2008, Barenboim pertama kali menjadi konduktor di Metropolitan Opera di New York pada pertunjukan Tristan und Isolde karya Wagner.
Barenboim masih tampil sebagai pianis. Pada tahun 2006, ia memainkan semua 32 sonata piano Beethoven di Royal Festival Hall, London dalam serangkaian konser. Pada tahun 2010, ia memainkan serangkaian konser dengan Berlin Staatskapelle, memainkan semua konser piano Beethoven.
Barenboim telah membuat banyak rekaman termasuk dua kali merekam semua Piano Sonata Beethoven. Ia banyak merekam musik kamar dengan istri pertamanya, Jacqueline du Pré, pemain biola Itzhak Perlman, dan pemain biola dan violis Pinchas Zukerman. Dia telah membuat banyak rekaman sebagai konduktor, termasuk semua simfoni Beethoven, Brahms, Bruckner dan Schumann, dan banyak opera karya Wagner.
Barenboim menulis sebuah buku berjudul "Everything is Connected" di mana ia menulis tentang musik sebagai metafora untuk kehidupan dan masyarakat.
Selain komposer klasik yang terkenal, ia juga menampilkan musik abad ke-20, musik Barok dan tango dari Argentina.
Sisi politik dari kariernya
Pada tahun 2001 ia membuat banyak orang di Israel marah karena ia membawakan musik Wagner pada sebuah konser di sana. Wagner tidak diizinkan untuk ditampilkan di Israel karena dia anti-Yahudi. Ia mengubah programnya, tetapi kemudian memutuskan untuk memainkan beberapa Wagner sebagai encore di akhir konser. Dia berbicara kepada penonton dan mengatakan bahwa siapa pun yang tidak ingin mendengar musik bisa meninggalkan aula. Terjadi perdebatan selama setengah jam. Pada akhirnya beberapa orang pergi, tetapi sebagian besar dari mereka tetap tinggal dan mendengarkan, dan kemudian bertepuk tangan dengan antusias di akhir konser.
Barenboim telah memberikan pertunjukan di Tepi Barat untuk menunjukkan bahwa ia bersimpati kepada rakyat Palestina. Pemerintah Israel mengatakan kepadanya bahwa akan terlalu berbahaya untuk pergi ke Ramallah, tetapi ia pergi ke kota itu pada malam hari untuk memberikan resital piano.
Pada tahun 1999, Barenboim memulai orkestra Divan Barat-Timur dengan bantuan seorang profesor Palestina-Amerika, Edward Said, yang merupakan teman dekatnya. Orkestra ini menyatukan para musisi muda dari Israel dan negara-negara Arab setiap musim panas. Mereka mengadakan konser di seluruh dunia.
Barenboim telah memenangkan banyak hadiah dan telah dianugerahi banyak gelar kehormatan.