Kerang adalah istilah kuliner untuk beberapa invertebrata akuatik yang digunakan sebagai makanan: moluska, krustasea, dan echinodermata. Ini bukan istilah ilmiah, dan penggunaannya dapat bervariasi dari satu tempat ke tempat lain.

Baik invertebrata air asin maupun air tawar dianggap sebagai kerang-kerangan. Moluska yang biasa digunakan sebagai makanan termasuk kerang, kerang, tiram, winkle, dan scallop.

Beberapa krustasea yang biasa dimakan adalah udang, udang galah, lobster, lobster air tawar, dan kepiting.

Echinodermata tidak dimakan sesering moluska dan krustasea. Di Asia, teripang dan bulu babi dimakan.

Cephalopoda yang dapat dimakan seperti cumi-cumi, gurita, dan sotong serta siput darat, meskipun semuanya moluska, kadang-kadang dianggap sebagai kerang-kerangan dan kadang-kadang bukan.

Istilah finfish kadang-kadang digunakan untuk membedakan ikan biasa (vertebrata) dari kerang-kerangan.

Hukum diet Yahudi dan Islam melarang makan kerang-kerangan (yang hidup di darat, dan di dalam air).

Dalam masakan Jepang, koki sering menggunakan kerang dan telurnya. Sushi dan sashimi menggunakan kerang mentah dan matang.