Nyala (Nyala angasii atau Tragelaphus angasii), juga disebut inyala, adalah antelop yang hidup di Afrika bagian selatan. Ia memiliki dimorfisme seksual tertinggi di antara antelop bertanduk spiral lainnya.

Nyala terutama aktif di pagi hari dan sore hari. Sebagai herbivora, nyala memakan daun, buah, dan rerumputan. Mereka lebih menyukai lubang air daripada tempat terbuka. Nyala bukanlah hewan teritorial. Kelompok keluarga yang terdiri dari 10 individu dapat ditemukan. Nyala jantan tua hidup sendiri, tetapi kelompok keluarga yang terdiri dari hingga sepuluh anggota hidup di semak-semak di dalam hutan sabana yang lebat dan kering. Predator utama nyala adalah singa, macan tutul, dan anjing pemburu Cape, sementara babon dan raptor memburu anak-anaknya. Puncak perkawinan selama musim semi dan musim gugur.

Nyala hidup di Malawi, Mozambik, Afrika Selatan, Swaziland dan Zimbabwe. Mereka telah diperkenalkan ke Botswana dan Namibia, dan diperkenalkan kembali ke Swaziland, di mana mereka punah pada 1950-an. Populasinya stabil dan termasuk Least Concern oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN). Ancaman utama terhadap spesies ini adalah perburuan liar dan hilangnya habitat akibat pemukiman manusia. Jantan sangat diminati sebagai hewan buruan di Afrika.