Dalam ruang hampa, cahaya bergerak dengan kecepatan cahaya, yaitu 299.792.458 meter per detik (atau sekitar 186.282 mil per detik). Ini berarti dibutuhkan sekitar 8 menit bagi cahaya untuk mencapai Bumi dari Matahari. Di dalam kaca, cahaya bergerak sekitar dua pertiga lebih cepat.
Cahaya bergerak dalam garis lurus, menciptakan bayangan ketika jalur cahaya terhalang. Benda-benda yang lebih padat akan memiliki bayangan yang lebih gelap, benda-benda yang lebih jernih memiliki bayangan yang lebih terang, dan benda-benda yang transparan tidak memiliki bayangan sama sekali atau sangat sedikit. Cahaya dapat melewati benda-benda transparan dengan paling mudah. Ketika cahaya tidak berada dalam ruang hampa, cahaya bergerak lebih lambat daripada kecepatan cahaya maksimumnya. Cahaya paling lambat yang pernah tercatat bergerak dengan kecepatan 39 mil per jam. Mata kita bereaksi terhadap cahaya; ketika kita melihat sesuatu, kita melihat cahaya yang dipantulkannya, atau cahaya yang dipancarkannya. Misalnya, sebuah lampu memancarkan cahaya, dan segala sesuatu yang ada di ruangan yang sama dengan lampu tersebut memantulkan cahayanya.
Setiap warna cahaya memiliki panjang gelombang yang berbeda. Semakin pendek panjang gelombangnya, semakin banyak energi yang dimiliki cahaya. Kecepatan cahaya bergerak tidak bergantung pada energinya. Melalui benda yang sebagian jernih dapat memperlambat cahaya dengan jumlah yang sangat kecil.
Cahaya putih terdiri atas berbagai warna cahaya yang berbeda yang ditambahkan bersama-sama. Apabila cahaya putih bersinar melalui prisma, cahaya itu terbagi menjadi warna-warna yang berbeda, menjadi spektrum. Spektrum mengandung semua panjang gelombang cahaya yang bisa kita lihat. Cahaya merah memiliki panjang gelombang terpanjang, dan cahaya violet (ungu) memiliki panjang gelombang terpendek.
Cahaya dengan panjang gelombang lebih pendek dari violet disebut sinar ultraviolet. Sinar-X dan sinar gamma juga merupakan bentuk cahaya dengan panjang gelombang yang bahkan lebih pendek dari ultraviolet. Cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang dari merah disebut cahaya inframerah. Gelombang radio adalah bentuk radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang yang bahkan lebih panjang dari cahaya inframerah. Gelombang mikro yang digunakan untuk memanaskan makanan dalam oven microwave juga merupakan bentuk radiasi elektromagnetik. Mata kita tidak dapat melihat jenis energi tersebut, tetapi ada beberapa kamera yang dapat melihatnya. Berbagai bentuk cahaya, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat adalah spektrum elektromagnetik.
Ketika cahaya dibiaskan dalam tetesan air hujan, maka terciptalah pelangi. Tetesan hujan bertindak seperti prisma dan membiaskan cahaya hingga kita bisa melihat warna-warna spektrum.
Warna
Cahaya dan warna adalah bentuk informasi analog. Namun demikian, kamera elektronik dan tampilan komputer bekerja dengan informasi digital. Kamera elektronik atau pemindai dokumen membuat versi digital gambar berwarna dengan memisahkan gambar berwarna penuh menjadi gambar merah, hijau dan biru yang terpisah. Kemudian, tampilan digital menggunakan piksel hanya dari ketiga warna tersebut. Layar komputer hanya menggunakan ketiga warna ini dalam tingkat kecerahan yang berbeda. Otak menggabungkannya untuk melihat semua warna lain dalam gambar.
Orang mengira bahwa benda memiliki warna. Hal ini karena molekul-molekul yang membentuk objek menyerap gelombang cahaya tertentu, meninggalkan gelombang cahaya lainnya untuk memantul. Mata manusia melihat panjang gelombang dari semua cahaya yang tidak diserap, dan kombinasi dari semua cahaya itu membuat otak terkesan dengan warna.