John Ray (29 November 1627 - 17 Januari 1705) adalah seorang naturalis Inggris, kadang-kadang disebut sebagai bapak sejarah alam Inggris. Ray adalah putra seorang pandai besi desa yang masuk ke Universitas Cambridge dengan beasiswa. Ini terjadi pada tahun 1644, ketika kaum Puritan berperang melawan Charles I. Ketika dia mendapat gelar sarjana pada tahun 1648, dia melanjutkan sebagai Fellow Trinity College.

Ray adalah seorang pembangkang Protestan yang telah menerima kembalinya Charles II. Dia ditahbiskan sebagai pendeta Gereja Inggris, di London pada tahun 1660. Pada saat itu, Charles II bersikeras bahwa semua imam menandatangani pernyataan tertulis menentang partai Puritan. Undang-Undang Keseragaman tahun 1662 membuat Kitab Doa Bersama wajib dalam kebaktian keagamaan, yang ditentang oleh mereka yang menganut kepercayaan Puritan. Ray tidak mau menandatangani affidavit, sehingga dia terpaksa mengundurkan diri dari Fellowship-nya, dan tidak bisa bekerja sebagai imam.

Ray kembali ke desa asalnya, Black Notley, dekat Braintree di Essex. Setelah Ray bergabung dengan mantan muridnya, Francis Willughby, pasangan ini menghabiskan tiga tahun di benua Eropa, menemukan ide-ide ilmiah terbaru. Ketika dia kembali ke Inggris pada musim semi 1666, dia bergabung dengan Royal Society yang baru, dan mengabdikan dirinya untuk mempelajari sejarah alam. Karya-karya ilmiahnya yang paling penting didukung secara finansial oleh Royal Society, yang Presidennya pada saat kritis di tahun 1680-an adalah Samuel Pepys.

Ray menerbitkan karya-karya penting tentang tumbuhan, hewan, dan teologi alam. Klasifikasi tumbuhan dalam Historia Plantarum-nya, merupakan langkah penting menuju taksonomi modern. Ray menolak sistem di mana spesies diklasifikasikan menurut sistem tipe either/or. Sebaliknya, dia mengklasifikasikan tanaman dengan pengamatan menurut persamaan dan perbedaan. Dengan demikian, dia memajukan empirisme ilmiah melawan rasionalisme deduktif para skolastik. Dia adalah orang pertama yang memberikan definisi biologis dari istilah spesies.