Bahasa Jepang (日本語 "Nihon-go" dalam bahasa Jepang) adalah bahasa resmi Jepang, di Asia Timur. Bahasa Jepang termasuk dalam rumpun bahasa Japonik, yang juga mencakup bahasa Ryukyuan yang terancam punah. Satu teori mengatakan bahasa Jepang dan Korea terkait, tetapi sebagian besar ahli bahasa tidak lagi berpikir demikian. Teori lain tentang asal usul bahasa Jepang adalah bahwa bahasa ini terkait dengan bahasa Austronesia, bahasa Dravida, atau rumpun bahasa Altaic yang kontroversial. Menariknya, istilah yang berbeda digunakan untuk bahasa Jepang sebagai program studi oleh warga negara: itu adalah "kokugo" (国語), yang berarti bahasa nasional. Meskipun demikian, bahasa Jepang masih disebut sebagai bahasa 日本語 oleh orang Jepang.
Bahasa Jepang menggunakan tiga sistem penulisan yang terpisah: hiragana, katakana, dan kanji. Dua yang pertama adalah sistem fonetik dan menunjukkan pengucapan kata-kata bahasa Jepang, dan kanji adalah variasi Jepang dari karakter Cina dan menunjukkan arti kata-kata bahasa Jepang. Ketiga sistem tersebut digunakan secara bergantian, dan ketiga sistem tersebut sering ditemukan dalam kalimat yang sama. Ketiga sistem tersebut masing-masing disediakan untuk tujuan yang berbeda.
Dalam bahasa Inggris, urutan kata sangat penting. Misalnya, kalimat "Apakah itu?" dan "Itu." memiliki arti yang berbeda. Dalam bahasa Jepang, perbedaan sering dibuat dengan menambahkan atau mengubah akhiran kata. Kata dalam bahasa Jepang memiliki batang yang disebut "tubuh", dan bagian tambahan (disebut sufiks). Mengubah akhiran dapat mengubah arti atau tata bahasa dari kata tersebut.
Setelah Perang Dunia II, banyak kata-kata bahasa Inggris yang masuk ke dalam bahasa Jepang. Contohnya adalah "アイスクリーム, aisukurīmu", yang berarti "es krim".

