Pistol (juga disebut senjata api) adalah senjata yang digunakan untuk menembakkan satu atau lebih proyektil logam yang disebut peluru. Pistol yang terbuat dari kayu atau bambu diperkirakan ditemukan di Tiongkok sekitar tahun 1000 Masehi. Dalam beberapa abad berikutnya, senjata ini menyebar ke bagian lain Asia dan ke Eropa, di mana senjata ini terbuat dari logam. Senjata api sebagian besar menggantikan ketapel dan busur serta anak panah ketika mereka menjadi cukup kuat untuk menjangkau jarak yang lebih jauh untuk membunuh. Senjata-senjata ini memiliki berbagai ukuran yang berbeda. Beberapa cukup kecil untuk dipegang dengan satu tangan. Yang lainnya cukup besar untuk menenggelamkan kapal perang.

Dalam jargon militer, kata "senjata api" digunakan untuk jenis senjata yang dibawa tentara. Sebagian besar adalah pistol atau senapan. Senjata api yang cukup kecil untuk dibawa dan digunakan oleh satu orang memiliki bagian dasar yang sama: pelatuk, laras, dan pegangan tangan atau stok. Pemicu ditarik oleh jari untuk menembakkan senjata yang melepaskan peluru. Laras memandu peluru yang kemudian terbang ke sasaran. Pegangan tangan dipegang oleh tangan penembak. Senjata api bisa menjadi senjata yang sangat efektif. Peluru mereka terbang lebih cepat daripada panah atau tombak. Energi kinetiknya yang tinggi membuat mereka lebih mematikan. Mereka juga menembak jarak yang lebih jauh. Peluru biasanya adalah potongan logam yang tidak mudah meledak.