Cloud computing adalah ketika layanan komputasi disediakan oleh perusahaan atau tempat di luar tempat mereka digunakan. Ini seperti cara listrik dikirim ke pengguna: mereka hanya menggunakan listrik yang dikirim kepada mereka dan tidak perlu khawatir dari mana asal listrik atau bagaimana listrik itu dibuat dan dibawa ke mereka. Setiap bulan, mereka hanya membayar untuk apa yang mereka gunakan dan tidak lebih. Ide di balik komputasi awan serupa: Pengguna cukup menggunakan penyimpanan, daya komputasi, atau lingkungan pengembangan, tanpa harus khawatir bagaimana mereka bekerja di belakang layar.

Awan adalah metafora untuk Internet berdasarkan bagaimana ia digambarkan dalam diagram jaringan komputer. Sama seperti bagaimana di dunia nyata, awan menyembunyikan bagian langit dari pandangan, awan dalam komputasi menyembunyikan infrastruktur kompleks yang membuat Internet berfungsi. Ini adalah jenis komputasi di mana tindakan yang berhubungan dengan TI disediakan "sebagai layanan", memungkinkan pengguna untuk mengakses layanan ini melalui Internet ("di awan"). Mereka tidak perlu mengetahui atau mengendalikan teknologi di belakangnya, mencegah mereka mengalami masalah etika dan hukum.

Menurut IEEE, komputasi awan adalah konsep di mana informasi ditempatkan pada server dan dikirim melalui Internet ke perangkat lain, seperti komputer, laptop, perangkat genggam, dan sensor. Ini mencakup gagasan memiliki perangkat lunak sebagai layanan (SaaS), seperti Web 2.0, yang bergantung pada Internet untuk memenuhi kebutuhan penggunanya. Misalnya, Google telah membuat beberapa aplikasi office suite yang diakses dari browser web. Tidak seperti perangkat lunak lain yang melakukan tugas yang sama, termasuk Microsoft Office, perangkat lunak dan datanya disimpan di server Google, bukan di mesin tempat mereka digunakan.